Minggu, 16 April 2017

Fajar Dan Senja

Fajar tidak pernah bertemu senja
Namun mereka saling melengkapi
Mereka ada untuk menjadi bagian dalam hari
Meski tidak ditakdirkan untuk bersama dalam satu waktu yang sama
Fajar dan senja tetap menjadi satu

Tapi tidak untuk kita
Jika diibaratkan, kamu adalah Fajar dan aku adalah Senja
Kamu adalah Fajarku, aku bukan Senjamu
Sinar cahayamu mencerahkanku, redup cahayaku menggelapkanmu
Kamu adalah sumber semangatku, aku perusak suasanamu

Aku Senja, yang tidak akan pernah bisa bersama dan bersatu dengan Fajarku
Kamu tidak pernah menginginkan aku ada
Karna kamu menginginkan senja yang lain
Aku selalu ada untukmu
Tapi kamu tak pernah menganggap aku ada

Aku memang bukan apa-apa untukmu
Tapi kamu segalanya bagiku
Maaf untuk tingkah dan sikapku yang menyebalkan
Maaf atas kehadiranku yang tak kamu inginkan
Maafkan rasa ini yang tak pernah hilang bagimu

Satu hal yang harus kamu tahu
Sekalipun aku tak pernah ada dalam hatimu
Dan ketika ragaku sudah tidak bernyawa lagi
Percayalah padaku
Hati dan perasaanku tidak akan pernah hilang

Ataupun ikut mati bersama tubuhku didalam tanah sana
Cinta ini tetap hidup dan selalu ada untukmu
Sampai kapan pun perasaan ini tetap sama
Tak pernah berubah sedikit pun

Mungkin ini terlihat bodoh
Tapi tak bisa kupungkiri
Kamulah cinta pertama dan terakhirku
Tetaplah menjadi Fajarku
Meski aku bukan Senjamu

Minggu, 02 April 2017

Enjoy The Process

In life, everyone who lives on the earth has a destination. Whatever it is graduated from school or college, get jobs and married with someone who loved. To get everything doesn't simple to receive it. There is name a process

But, what if you could have fun? Could you enjoy the process, even with things as they are? Could you make it worth it?

I believe in hard work. But I also believe that work what matter will be life giving. If the work isn't fun in some way, I don't want to do it. If work isn't life giving, then isn't worth doing. I realized that I had focused so much on achieving and success, I had forgotten about the reason why I do it.

What would happen if you let yourself have more space? What would happen if you let yourself have a sense of freedom? Even if you're not where you want to be, what if you let yourself enjoy the process?

Terkadang kita lupa, bahwa Tuhan lebih peduli pada proses yang kita lewati dibanding hasil akhir yang kita dapatkan. Walau terkadang sebagai manusia biasa, seringkali kita berfokus pada hasil. Dalam sebuah proseslah, kita diperhadapkan dengan pilihan. Apakah bersabar menantikanNya atau mencari jalan pintas? MengandalkanNya atau mengandalkan koneksi dan kekuasaan orang lain atau bahkan kekuatan kita sendiri? Taat pada kehendakNya atau bersikeras dengan keinginan kita sendiri?

Sesulit apapun keadaan kita, setialah pada proses