Maaf aku suka padamu
Aku tau rasa ini tak pantas kuberikan padamu
Aku tidak akan memulai
Hanya kode yang kuberikan
Untuk menunjukkan bahwa aku suka padamu
Aku tak tau apa yang membuatku suka padamu
Jangan pernah tanya kepadaku kapan aku mulai suka padamu
Karna rasa itu datang secara tiba-tiba
Senyum dan tawamu membawa kebahagiaan bagiku
Bahkan ketika aku melihatmu setiap hari, aku menjadi lebih suka padamu
Sejak lama aku suka padamu
Selama itu pula aku mengagumimu dari jauh
Dan mendoakanmu dengan rajin
Meskipun kamu tak pernah mengetahui semua
Diam-diam aku menyukaimu, diam-diam aku tersiksa dengan "diam" ku ini
Saatku tahu ada orang lain dihatimu
Begitu sulit bagiku saat melihatmu bersamanya
Aku sangat suka padamu
Bisakah kamu memberitahuku bagaimana cara menggantikan dia di hatimu ?
Aku suka padamu karena kamu begitu sederhana namun istimewa dihatiku
Tapi aku tidak bisa mengatakannya
Mengapa suka padamu jauh lebih mudah daripada melupakanmu ?
Story Behind
Sabtu, 02 Desember 2017
Aku Pamit Pergi
Untuk kamu yang tidak pernah menyadari keberadaanku
Apakah kamu tahu?
Seberapa sering aku merutuki diriku sendiri untuk tidak berharap lebih padamu?
Apakah kamu tahu?
Berapa banyak luka yang tergores di hatiku setiap kali mendengar kamu menyebut namanya?
Apakah kamu pernah sekali saja, memikirkan bagaimana rasanya di posisiku?
Saat aku berlari untukmu, kamu berlari untuk dia
Saat aku berjuang untukmu, kamu berjuang untuk dia
Kamu tahu?
Diam-diam aku selalu berharap suatu saat kamu akan menoleh dan melihat ke arahku
Sayang, aku tidak akan pernah terlihat olehmu
Harapan memang tidak selalu sejalan dengan kenyataan
Aku menyadari aku harus berhenti
Berhenti untuk mengejarmu
Berhenti memikirkanmu
Berhenti mencari tau apapun tentangmu
Aku pamit pergi
Tak akan kuganggu lagi hidupmu
Till we meet again in the older versions of us
Apakah kamu tahu?
Seberapa sering aku merutuki diriku sendiri untuk tidak berharap lebih padamu?
Apakah kamu tahu?
Berapa banyak luka yang tergores di hatiku setiap kali mendengar kamu menyebut namanya?
Apakah kamu pernah sekali saja, memikirkan bagaimana rasanya di posisiku?
Saat aku berlari untukmu, kamu berlari untuk dia
Saat aku berjuang untukmu, kamu berjuang untuk dia
Kamu tahu?
Diam-diam aku selalu berharap suatu saat kamu akan menoleh dan melihat ke arahku
Sayang, aku tidak akan pernah terlihat olehmu
Harapan memang tidak selalu sejalan dengan kenyataan
Aku menyadari aku harus berhenti
Berhenti untuk mengejarmu
Berhenti memikirkanmu
Berhenti mencari tau apapun tentangmu
Aku pamit pergi
Tak akan kuganggu lagi hidupmu
Till we meet again in the older versions of us
Kamis, 22 Juni 2017
Pergilah Kasih
Aku tak bisa berpura-pura lebih lama
Aku tak mampu berpura-pura tak ada apa-apa
Aku tak bisa berpura-pura aku baik-baik saja
Pada kenyataannya hatiku sakit
Selama ini hanya bisa kupendam
Kusembunyikan dalam-dalam
Diantara tawa dan barisan kata-kata yang terucap
Agar kamu tau bahwa aku tak cemburu dengannya
Malam menjadi saksi
Dingin menusuk tulangku
Sunyi dan sepi menemani
Setiap ku mengingat tentangmu
Berharap rasa ini segera pergi
Meninggalkanku sendiri
Tapi ia enggan
Masih tetap tinggal bersama luka
Aku ikut bahagia
Kamu sudah mendapatkan hatinya
Kini dia telah menjadi milikmu sepenuhnya
Tak lagi sekedar angan atau harap yang sering kamu ucap
Biarkan langit malam ini saja yang membasahi bumi
Namun, aku tak mampu menahannya
Bendungan air mata sudah terlalu besar
Mengalir deras tanpa bisa ku lawan
Menyesakkan ?
Iya sangat
Berkali kuhela nafas
Tetap tak kutemui lega
Aku pun tertidur sendiri
Mata ini sudah terlalu lelah
Menangisimu setiap malamnya
Sudah cukup
Ku ikhlaskan dirimu bersamanya
Kamu pantas bahagia
Tak usah pedulikan aku
Melangkahlah meraih mimpimu
Percayalah aku tetap disini
Akan s'lalu ada untukmu
Bahkan sampai kamu tak lagi dengannya
Ragaku tetap sama
Tapi mungkin hati ini tidak
Aku belajar banyak hal
Terkadang, cinta harus berlogika dan memilih
Ketika rasa itu jatuh di tempat yang salah
Tak selamanya bodoh dan memendam luka karna cinta
Cinta yang berlogikalah yang pantas kamu dapatkan dan harus kamu perjuangkan
Aku tak mampu berpura-pura tak ada apa-apa
Aku tak bisa berpura-pura aku baik-baik saja
Pada kenyataannya hatiku sakit
Selama ini hanya bisa kupendam
Kusembunyikan dalam-dalam
Diantara tawa dan barisan kata-kata yang terucap
Agar kamu tau bahwa aku tak cemburu dengannya
Malam menjadi saksi
Dingin menusuk tulangku
Sunyi dan sepi menemani
Setiap ku mengingat tentangmu
Berharap rasa ini segera pergi
Meninggalkanku sendiri
Tapi ia enggan
Masih tetap tinggal bersama luka
Aku ikut bahagia
Kamu sudah mendapatkan hatinya
Kini dia telah menjadi milikmu sepenuhnya
Tak lagi sekedar angan atau harap yang sering kamu ucap
Biarkan langit malam ini saja yang membasahi bumi
Namun, aku tak mampu menahannya
Bendungan air mata sudah terlalu besar
Mengalir deras tanpa bisa ku lawan
Menyesakkan ?
Iya sangat
Berkali kuhela nafas
Tetap tak kutemui lega
Aku pun tertidur sendiri
Mata ini sudah terlalu lelah
Menangisimu setiap malamnya
Sudah cukup
Ku ikhlaskan dirimu bersamanya
Kamu pantas bahagia
Tak usah pedulikan aku
Melangkahlah meraih mimpimu
Percayalah aku tetap disini
Akan s'lalu ada untukmu
Bahkan sampai kamu tak lagi dengannya
Ragaku tetap sama
Tapi mungkin hati ini tidak
Aku belajar banyak hal
Terkadang, cinta harus berlogika dan memilih
Ketika rasa itu jatuh di tempat yang salah
Tak selamanya bodoh dan memendam luka karna cinta
Cinta yang berlogikalah yang pantas kamu dapatkan dan harus kamu perjuangkan
Senin, 19 Juni 2017
Mencintai Dalam Diam
Mencintai Dalam Diam
Mungkin adalah kata yang tepat untuk mewakili perasaanku padamu
Hal yang mampu aku lakukan
Memilih menjaga persahabatan ini
Lebih dari sekedar rasaku
Ternyata pepatah itu benar adanya
Tidak ada persahabatan yang murni antara laki-laki dan perempuan
Ada yang memiliki rasa lebih dari sahabat
Ada yang menganggap biasa saja
Kisah yang tak berujung bagiku
Aku mencintaimu
Kamu mencintainya
Dia mencintaimu
Tentang kalian yang saling mencintai
Sedangkan aku disini...
Ikut tertawa saat kamu bercerita lucu tentangnya
Senyuman terukir di bibir menanggapi kisahmu dengannya
Memberi semangat untukmu terus mengejarnya
Bahagia melihat wajah ceriamu
Mata berbinar yang terpancar kala ia ada didepanmu
Aku, hanya mampu menjadi bahu sandaran saat dirimu bersedih
Mendengar setiap keluh kesahmu
Menjadi pelampiasan kekesalanmu
Mendukungmu tuk memperjuangkan dirinya
Tetap senyum dan wajah ceria yang kutampilkan didepanmu
Seharusnya aku yang ada di posisi dia
Aku yang menjadi alasan semangatmu
Aku yang s'lalu hadir di setiap bangun dan lelap tidurmu
Tapi itu hanya khayalanku saja
Tak bisa jadi kenyataan
Ya, sebut saja aku bodoh
Bodoh karna mempertahankan perasaanku
Atau dirimu yang bodoh?
Peka akan apa yang kurasa
Namun kamu tak peduli denganku
Entahlah
Itu hanya interpretasiku saja
Aku tak ingin menyalahkanmu
Aku memang belum pernah jujur padamu
Mungkin bahagiaku adalah
Melakukan cinta dalam diam
Walau kutau cinta ini tak akan pernah terbalas
Satu hal yang ku percaya
Hati ini akan jatuh tepat pada tempatnya
Seperti buang sampah pada tempatnya
Trimakasih
Buat kebersamaan kita selama ini
Trimakasih
Kenangan yang sudah kamu buat dalam memoriku
Akan s'lalu ku jaga disetiap langkahku
Cinta memang tak bisa memilih pada siapa hati ini jatuh
Kadang cinta juga tak berlogika
Namun adakalanya cinta harus memilih dan berpikir
Tak selamanya cinta tak berlogika
Tak selamanya cinta tak memilih
Mungkin adalah kata yang tepat untuk mewakili perasaanku padamu
Hal yang mampu aku lakukan
Memilih menjaga persahabatan ini
Lebih dari sekedar rasaku
Ternyata pepatah itu benar adanya
Tidak ada persahabatan yang murni antara laki-laki dan perempuan
Ada yang memiliki rasa lebih dari sahabat
Ada yang menganggap biasa saja
Kisah yang tak berujung bagiku
Aku mencintaimu
Kamu mencintainya
Dia mencintaimu
Tentang kalian yang saling mencintai
Sedangkan aku disini...
Ikut tertawa saat kamu bercerita lucu tentangnya
Senyuman terukir di bibir menanggapi kisahmu dengannya
Memberi semangat untukmu terus mengejarnya
Bahagia melihat wajah ceriamu
Mata berbinar yang terpancar kala ia ada didepanmu
Aku, hanya mampu menjadi bahu sandaran saat dirimu bersedih
Mendengar setiap keluh kesahmu
Menjadi pelampiasan kekesalanmu
Mendukungmu tuk memperjuangkan dirinya
Tetap senyum dan wajah ceria yang kutampilkan didepanmu
Seharusnya aku yang ada di posisi dia
Aku yang menjadi alasan semangatmu
Aku yang s'lalu hadir di setiap bangun dan lelap tidurmu
Tapi itu hanya khayalanku saja
Tak bisa jadi kenyataan
Ya, sebut saja aku bodoh
Bodoh karna mempertahankan perasaanku
Atau dirimu yang bodoh?
Peka akan apa yang kurasa
Namun kamu tak peduli denganku
Entahlah
Itu hanya interpretasiku saja
Aku tak ingin menyalahkanmu
Aku memang belum pernah jujur padamu
Mungkin bahagiaku adalah
Melakukan cinta dalam diam
Walau kutau cinta ini tak akan pernah terbalas
Satu hal yang ku percaya
Hati ini akan jatuh tepat pada tempatnya
Seperti buang sampah pada tempatnya
Trimakasih
Buat kebersamaan kita selama ini
Trimakasih
Kenangan yang sudah kamu buat dalam memoriku
Akan s'lalu ku jaga disetiap langkahku
Cinta memang tak bisa memilih pada siapa hati ini jatuh
Kadang cinta juga tak berlogika
Namun adakalanya cinta harus memilih dan berpikir
Tak selamanya cinta tak berlogika
Tak selamanya cinta tak memilih
Senin, 08 Mei 2017
Belajar Melupakan
Aku memang kalah dalam hal melupakan
Dan aku masih saja kesulitan dalam merelakan
Tapi aku yakin, akan tiba saat dimana aku berhenti berlari
Aku akan mengubur sisa-sisa yang masih tertinggal
Seindah apapun itu, akan aku tenggelamkan ke dasar yang paling kelam
Tidak akan aku biarkan lagi
Kamu tertawa saat kuterluka
Aku percaya, suatu saat
Kamu pun akan merasakannya
Dan aku masih saja kesulitan dalam merelakan
Tapi aku yakin, akan tiba saat dimana aku berhenti berlari
Aku akan mengubur sisa-sisa yang masih tertinggal
Seindah apapun itu, akan aku tenggelamkan ke dasar yang paling kelam
Tidak akan aku biarkan lagi
Kamu tertawa saat kuterluka
Aku percaya, suatu saat
Kamu pun akan merasakannya
Minggu, 16 April 2017
Fajar Dan Senja
Fajar tidak pernah bertemu senja
Namun mereka saling melengkapi
Mereka ada untuk menjadi bagian dalam hari
Meski tidak ditakdirkan untuk bersama dalam satu waktu yang sama
Fajar dan senja tetap menjadi satu
Tapi tidak untuk kita
Jika diibaratkan, kamu adalah Fajar dan aku adalah Senja
Kamu adalah Fajarku, aku bukan Senjamu
Sinar cahayamu mencerahkanku, redup cahayaku menggelapkanmu
Kamu adalah sumber semangatku, aku perusak suasanamu
Aku Senja, yang tidak akan pernah bisa bersama dan bersatu dengan Fajarku
Kamu tidak pernah menginginkan aku ada
Karna kamu menginginkan senja yang lain
Aku selalu ada untukmu
Tapi kamu tak pernah menganggap aku ada
Aku memang bukan apa-apa untukmu
Tapi kamu segalanya bagiku
Maaf untuk tingkah dan sikapku yang menyebalkan
Maaf atas kehadiranku yang tak kamu inginkan
Maafkan rasa ini yang tak pernah hilang bagimu
Satu hal yang harus kamu tahu
Sekalipun aku tak pernah ada dalam hatimu
Dan ketika ragaku sudah tidak bernyawa lagi
Percayalah padaku
Hati dan perasaanku tidak akan pernah hilang
Ataupun ikut mati bersama tubuhku didalam tanah sana
Cinta ini tetap hidup dan selalu ada untukmu
Sampai kapan pun perasaan ini tetap sama
Tak pernah berubah sedikit pun
Mungkin ini terlihat bodoh
Tapi tak bisa kupungkiri
Kamulah cinta pertama dan terakhirku
Tetaplah menjadi Fajarku
Meski aku bukan Senjamu
Namun mereka saling melengkapi
Mereka ada untuk menjadi bagian dalam hari
Meski tidak ditakdirkan untuk bersama dalam satu waktu yang sama
Fajar dan senja tetap menjadi satu
Tapi tidak untuk kita
Jika diibaratkan, kamu adalah Fajar dan aku adalah Senja
Kamu adalah Fajarku, aku bukan Senjamu
Sinar cahayamu mencerahkanku, redup cahayaku menggelapkanmu
Kamu adalah sumber semangatku, aku perusak suasanamu
Aku Senja, yang tidak akan pernah bisa bersama dan bersatu dengan Fajarku
Kamu tidak pernah menginginkan aku ada
Karna kamu menginginkan senja yang lain
Aku selalu ada untukmu
Tapi kamu tak pernah menganggap aku ada
Aku memang bukan apa-apa untukmu
Tapi kamu segalanya bagiku
Maaf untuk tingkah dan sikapku yang menyebalkan
Maaf atas kehadiranku yang tak kamu inginkan
Maafkan rasa ini yang tak pernah hilang bagimu
Satu hal yang harus kamu tahu
Sekalipun aku tak pernah ada dalam hatimu
Dan ketika ragaku sudah tidak bernyawa lagi
Percayalah padaku
Hati dan perasaanku tidak akan pernah hilang
Ataupun ikut mati bersama tubuhku didalam tanah sana
Cinta ini tetap hidup dan selalu ada untukmu
Sampai kapan pun perasaan ini tetap sama
Tak pernah berubah sedikit pun
Mungkin ini terlihat bodoh
Tapi tak bisa kupungkiri
Kamulah cinta pertama dan terakhirku
Tetaplah menjadi Fajarku
Meski aku bukan Senjamu
Minggu, 02 April 2017
Enjoy The Process
In life, everyone who lives on the earth has a destination. Whatever it is graduated from school or college, get jobs and married with someone who loved. To get everything doesn't simple to receive it. There is name a process
But, what if you could have fun? Could you enjoy the process, even with things as they are? Could you make it worth it?
I believe in hard work. But I also believe that work what matter will be life giving. If the work isn't fun in some way, I don't want to do it. If work isn't life giving, then isn't worth doing. I realized that I had focused so much on achieving and success, I had forgotten about the reason why I do it.
What would happen if you let yourself have more space? What would happen if you let yourself have a sense of freedom? Even if you're not where you want to be, what if you let yourself enjoy the process?
Terkadang kita lupa, bahwa Tuhan lebih peduli pada proses yang kita lewati dibanding hasil akhir yang kita dapatkan. Walau terkadang sebagai manusia biasa, seringkali kita berfokus pada hasil. Dalam sebuah proseslah, kita diperhadapkan dengan pilihan. Apakah bersabar menantikanNya atau mencari jalan pintas? MengandalkanNya atau mengandalkan koneksi dan kekuasaan orang lain atau bahkan kekuatan kita sendiri? Taat pada kehendakNya atau bersikeras dengan keinginan kita sendiri?
Sesulit apapun keadaan kita, setialah pada proses
But, what if you could have fun? Could you enjoy the process, even with things as they are? Could you make it worth it?
I believe in hard work. But I also believe that work what matter will be life giving. If the work isn't fun in some way, I don't want to do it. If work isn't life giving, then isn't worth doing. I realized that I had focused so much on achieving and success, I had forgotten about the reason why I do it.
What would happen if you let yourself have more space? What would happen if you let yourself have a sense of freedom? Even if you're not where you want to be, what if you let yourself enjoy the process?
Terkadang kita lupa, bahwa Tuhan lebih peduli pada proses yang kita lewati dibanding hasil akhir yang kita dapatkan. Walau terkadang sebagai manusia biasa, seringkali kita berfokus pada hasil. Dalam sebuah proseslah, kita diperhadapkan dengan pilihan. Apakah bersabar menantikanNya atau mencari jalan pintas? MengandalkanNya atau mengandalkan koneksi dan kekuasaan orang lain atau bahkan kekuatan kita sendiri? Taat pada kehendakNya atau bersikeras dengan keinginan kita sendiri?
Sesulit apapun keadaan kita, setialah pada proses
Langganan:
Komentar (Atom)