Senin, 19 Juni 2017

Mencintai Dalam Diam

Mencintai Dalam Diam
Mungkin adalah kata yang tepat untuk mewakili perasaanku padamu
Hal yang mampu aku lakukan
Memilih menjaga persahabatan ini
Lebih dari sekedar rasaku

Ternyata pepatah itu benar adanya
Tidak ada persahabatan yang murni antara laki-laki dan perempuan
Ada yang memiliki rasa lebih dari sahabat
Ada yang menganggap biasa saja

Kisah yang tak berujung bagiku
Aku mencintaimu
Kamu mencintainya
Dia mencintaimu
Tentang kalian yang saling mencintai

Sedangkan aku disini...

Ikut tertawa saat kamu bercerita lucu tentangnya
Senyuman terukir di bibir menanggapi kisahmu dengannya
Memberi semangat untukmu terus mengejarnya
Bahagia melihat wajah ceriamu
Mata berbinar yang terpancar kala ia ada didepanmu

Aku, hanya mampu menjadi bahu sandaran saat dirimu bersedih
Mendengar setiap keluh kesahmu
Menjadi pelampiasan kekesalanmu
Mendukungmu tuk memperjuangkan dirinya
Tetap senyum dan wajah ceria yang kutampilkan didepanmu

Seharusnya aku yang ada di posisi dia
Aku yang menjadi alasan semangatmu
Aku yang s'lalu hadir di setiap bangun dan lelap tidurmu
Tapi itu hanya khayalanku saja
Tak bisa jadi kenyataan

Ya, sebut saja aku bodoh
Bodoh karna mempertahankan perasaanku
Atau dirimu yang bodoh?
Peka akan apa yang kurasa
Namun kamu tak peduli denganku

Entahlah
Itu hanya interpretasiku saja
Aku tak ingin menyalahkanmu
Aku memang belum pernah jujur padamu

Mungkin bahagiaku adalah
Melakukan cinta dalam diam
Walau kutau cinta ini tak akan pernah terbalas

Satu hal yang ku percaya
Hati ini akan jatuh tepat pada tempatnya
Seperti buang sampah pada tempatnya

Trimakasih
Buat kebersamaan kita selama ini
Trimakasih
Kenangan yang sudah kamu buat dalam memoriku
Akan s'lalu ku jaga disetiap langkahku

Cinta memang tak bisa memilih pada siapa hati ini jatuh
Kadang cinta juga tak berlogika
Namun adakalanya cinta harus memilih dan berpikir
Tak selamanya cinta tak berlogika
Tak selamanya cinta tak memilih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar