Kamis, 02 Februari 2017

Untuk Kamu Yang Sempat Hadir

Apa kabar?
Sudah lama kita tak bertemu
Jangankan bertemu, saling sapa pun tidak
Aku menghargai kehidupanmu
Dan kamu? Entahlah masih peduli denganku atau tidak

Mungkin kamu akan bertanya
Kenapa aku menulis ini semua?
Jika kamu mengira, karena aku ingin mencuri perhatianmu? Tentu tidak
Jika kamu mengira, aku mendramatisir keadaan? Itupun tidak
Samasekali tidak

Aku menulis semua ini hanya karna rindu
Tak pernah kah kamu merasakannya juga?
Aku harap kamu sempat merindukanku walau hanya sebentar
Setidaknya kamu mengingat bagaimana aku tertawa lalu menangis
Setidaknya kamu mengingat bagaimana susahnya berusaha dan mudahnya menyerah

Aku tidak peduli
Apakah aku cinta pertamamu atau bukan
Aku menyimpan memori dalam hidupmu atau tidak
Yang aku tahu, aku merasakannya
Cukup aku

Kamu juga bukan kekasih pertama atau keduaku
Tapi percayalah
Kamu membuatku mengenal banyak hal untuk pertama kalinya
Kamu orang pertama yang membuatku merasa berharga dan bahagia
Kamu membuat aku belajar

Untuk kamu yang sempat hadir
Maaf aku sempat membuatmu muak
Aku tahu aku salah, tapi siapa yang peduli saat itu
Yang aku tahu, cinta itu menyakitkan ketika kamu pergi
Itu saja. Bodoh? Iya sangat bodoh
Kadang aku pun tertawa bila mengingatnya

Aku ingat kita memulai dengan cara yang salah, entah aku atau kamu
Tapi aku tak ingin menyalahkan siapapun
Karena untuk masalah perasaan semua orang akan merasa benar
Meskipun penuh kebohongan dan ketidakpedulian
Cukup aku saja yang tau maksud semuanya

Perjalanan terkadang membuatku terbang lalu jatuh
Terimakasih kamu telah menjadi perjalananku
Hidup kadang terasa manis seperti gulali
Namun juga pahit seperti kopi
Dan kamu telah menjadi keduanya disaat yang bersamaan

Sekali lagi terimakasih
Untuk pernah hadir lalu pergi
Untuk pernah memulai lalu mengakhiri

Untuk kamu, yang sempat hadir
Aku tadi bilang merindukanmu
Tapi setelah aku menulis ini semua aku tak lagi merasakannya
Aku sedang tersenyum, percayalah
Aku bahagia

Tak perlu aku yang merindukanmu lagi
Tugasku sudah cukup
Tugasku kini pergi dan menghilang
Untuk saling tak mengenal mungkin akan lebih baik?
Haha aku hanya bercanda

Aku hanya berharap, aku dan kamu baik-baik saja
Kita bahagia bersama, dijalan yang berbeda
Dan harapan terakhirku adalah
Suatu saat aku dapat bertemu kamu, dengan senyuman
Tak ada lagi kecanggungan

Untuk kamu yang sempat hadir
Aku merasa cukup
Aku pergi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar