Ketika waktu berjalan terlampau cepat
Lantas memisahkan kita tanpa disadari
Hingga pada akhirnya tak ada yang lebih tangguh dari kekuatan doa
Berharap bisa menembus dimensi yang berbeda ini
Papa, kehadiranmu terasa begitu singkat dihidupku
Saat aku terlahir kedunia, dirimu menjadi lelaki pertama yang aku kenal
Papa
Begitulah aku memanggilmu sejak saat itu hingga kini dan bahkan untuk selamanya
Dirimu adalah lelaki pertama yang aku kenal begitu raga lemah ini tiba didunia
Pelukan hangat menenangkan tangisku
Kecup manja yang terkadang membuatku geli
Seiring berjalannya waktu aku bertumbuh semakin besar
Dirimu semakin terpacu untuk mencari nafkah lebih gencar
Aku yakin semua yang kau lakukan adalah yang terbaik untukku
Hingga tiba saatnya semua berubah
Tak pernah ada manusia yang ingin sakit
Tubuhmu yang dulu gagah perkasa
Kini menjadi lemah dan kaku
Akibat penyakit serangan jantung yang tiba-tiba itu
Aku ingin engkau sehat selalu
Aku ingin engkau selalu ada untukku
Aku ingin engkau menyaksikan saat aku wisuda
Ataupun saat aku akan menikah kelak
Setangguh apapun karang, akhirnya runtuh pula
Saat akhirnya Tuhan memiliki rencana yang lebih indah untukmu
Waktu kebersamaan ini terasa begitu singkat pa
Bahkan umurku baru genap 2 tahun
Rasanya baru kemarin tubuh mungil ini terlelap di pangkuanmu
Namun Tuhan mengambilmu dari pelukku dan mama lebih cepat
Aku sadar bahwa Tuhan lebih menyayangimu dari padaku maupun mama
Tuhan mempunyai rencana yang lebih indah untukmu
Aku akan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh sepertimu
Agar bisa selalu menjaga mama
Sepeninggalmu, aku berusaha menjadi teman terbaik untuk mama
Aku dan mama saling berpegangan dan berangkulan
Untuk terus menjalani kehidupan ini
Walau tanpamu
Keadaan membuatku dan mama terus belajar mengenai makna kehidupan
Serta memetik hikmah dari setiap hal yang manis maupun hal pahit yang dialami
Kini kami sudah jauh lebih tenang
Papa, percayalah kini malaikat kecilmu telah tumbuh besar dan dewasa
Menjadi pribadi yang tangguh bahkan lebih dari yang kau bayangkan
Doa menjadi satu-satunya alat untuk berkomunikasi denganmu
Papa, walau ragamu tak lagi disisi
Walau kita tak lagi berpijak pada bumi yang sama
Dan walau kita sudah berbeda dimensi
Aku percaya disurga sana
Doa dan harapanku akan selalu sampai kepadamu melalui Tuhan
Pa, sampe detik ini
Hanya ada satu doa dan harapanku
Aku merindukan sosok dan kasih sayang seorang papa dalam hidupku
Tenang pa, aku tidak marah kok sama Tuhan
Papa doakan aku selalu dari sana
And say to Daddy Jesus
Saatnya aku menikah kelak
Aku ingin pendamping hidupku adalah pria yang cinta dan takut akan Tuhan
Dan dia bisa menggantikan figur papa yang selama ini aku rindukan
Tiba saatnya nanti waktu itu datang
Aku pasti akan mengenalkannya pada papa
Walau tempat istirahatmu sekarang sudah jauh di tempat asal kelahiranmu
Papa, tetaplah tersenyum di pangkuanNya
Tunggulah aku disana
Aku percaya suatu saat nanti kita akan dipertemukan lagi disurga
Kepergianmu membuatku mengerti
Bahwa merindukan yang paling menyakitkan adalah seseorang yang telah tiada
Namun kepergianmu pun mengajarkan
Bahwa Tuhan selalu ada mendengarkan doa dan harapan
Love you and miss you pa :')
Minggu, 19 Maret 2017
Masa Lalu
Masa lalu hanya sebatas kenangan
Tidak perlu dibawa ke masa depan
Masa lalu hanyalah bunga-bunga dalam kehidupan
Namun tidak menjadi bayang-bayang
Yang dapat menghalangi impian
Tetapi masa lalu tidak sesederhana itu
Apa yang dilakukan di masa lalu
Kadangkala memiliki andil untuk menentukan masa depan
Apakah masa depan yang bahagia sesuai impian
Atau masa depan yang penuh dengan rasa penyesalan
In the end, we only regret the chances we didn't take
Tidak perlu dibawa ke masa depan
Masa lalu hanyalah bunga-bunga dalam kehidupan
Namun tidak menjadi bayang-bayang
Yang dapat menghalangi impian
Tetapi masa lalu tidak sesederhana itu
Apa yang dilakukan di masa lalu
Kadangkala memiliki andil untuk menentukan masa depan
Apakah masa depan yang bahagia sesuai impian
Atau masa depan yang penuh dengan rasa penyesalan
In the end, we only regret the chances we didn't take
Memendam Rasa
Tak semua perasaan itu harus diungkapkan
Adakalanya disimpan di hati
Tak semua perasaan yang diungkapkan berakhir bahagia
Ada masa perasaan itu tak terbalas
Bahkan lebih sakit dari itu
Memendam dan merasakan sendiri itu memang sakit
Tapi itu lebih baik untuk diri sendiri
Cukup bahagia hanya dengan melihat sosoknya
Senyum terkembang saat melihat tawanya
Lutut melemas saat dia menyapa
Tak semua rasa cinta itu harus diumbar ke dunia
Adakalanya dipupuk dengan sabar
Dinikmati saat mekar
Bahkan orang lain pun bisa ikut menikmati
Akan keindahan cinta yang tumbuh
Adakalanya disimpan di hati
Tak semua perasaan yang diungkapkan berakhir bahagia
Ada masa perasaan itu tak terbalas
Bahkan lebih sakit dari itu
Memendam dan merasakan sendiri itu memang sakit
Tapi itu lebih baik untuk diri sendiri
Cukup bahagia hanya dengan melihat sosoknya
Senyum terkembang saat melihat tawanya
Lutut melemas saat dia menyapa
Tak semua rasa cinta itu harus diumbar ke dunia
Adakalanya dipupuk dengan sabar
Dinikmati saat mekar
Bahkan orang lain pun bisa ikut menikmati
Akan keindahan cinta yang tumbuh
Langganan:
Komentar (Atom)