Minggu, 19 Maret 2017

Papa

Ketika waktu berjalan terlampau cepat
Lantas memisahkan kita tanpa disadari
Hingga pada akhirnya tak ada yang lebih tangguh dari kekuatan doa
Berharap bisa menembus dimensi yang berbeda ini
Papa, kehadiranmu terasa begitu singkat dihidupku

Saat aku terlahir kedunia, dirimu menjadi lelaki pertama yang aku kenal
Papa
Begitulah aku memanggilmu sejak saat itu hingga kini dan bahkan untuk selamanya
Dirimu adalah lelaki pertama yang aku kenal begitu raga lemah ini tiba didunia

Pelukan hangat menenangkan tangisku
Kecup manja yang terkadang membuatku geli
Seiring berjalannya waktu aku bertumbuh semakin besar
Dirimu semakin terpacu untuk mencari nafkah lebih gencar
Aku yakin semua yang kau lakukan adalah yang terbaik untukku

Hingga tiba saatnya semua berubah
Tak pernah ada manusia yang ingin sakit
Tubuhmu yang dulu gagah perkasa
Kini menjadi lemah dan kaku
Akibat penyakit serangan jantung yang tiba-tiba itu

Aku ingin engkau sehat selalu
Aku ingin engkau selalu ada untukku
Aku ingin engkau menyaksikan saat aku wisuda
Ataupun saat aku akan menikah kelak

Setangguh apapun karang, akhirnya runtuh pula
Saat akhirnya Tuhan memiliki rencana yang lebih indah untukmu
Waktu kebersamaan ini terasa begitu singkat pa
Bahkan umurku baru genap 2 tahun

Rasanya baru kemarin tubuh mungil ini terlelap di pangkuanmu
Namun Tuhan mengambilmu dari pelukku dan mama lebih cepat
Aku sadar bahwa Tuhan lebih menyayangimu dari padaku maupun mama
Tuhan mempunyai rencana yang lebih indah untukmu

Aku akan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh sepertimu
Agar bisa selalu menjaga mama
Sepeninggalmu, aku berusaha menjadi teman terbaik untuk mama
Aku dan mama saling berpegangan dan berangkulan
Untuk terus menjalani kehidupan ini
Walau tanpamu

Keadaan membuatku dan mama terus belajar mengenai makna kehidupan
Serta memetik hikmah dari setiap hal yang manis maupun hal pahit yang dialami
Kini kami sudah jauh lebih tenang

Papa, percayalah kini malaikat kecilmu telah tumbuh besar dan dewasa
Menjadi pribadi yang tangguh bahkan lebih dari yang kau bayangkan

Doa menjadi satu-satunya alat untuk berkomunikasi denganmu
Papa, walau ragamu tak lagi disisi
Walau kita tak lagi berpijak pada bumi yang sama
Dan walau kita sudah berbeda dimensi
Aku percaya disurga sana
Doa dan harapanku akan selalu sampai kepadamu melalui Tuhan

Pa, sampe detik ini
Hanya ada satu doa dan harapanku
Aku merindukan sosok dan kasih sayang seorang papa dalam hidupku
Tenang pa, aku tidak marah kok sama Tuhan
Papa doakan aku selalu dari sana
And say to Daddy Jesus
Saatnya aku menikah kelak
Aku ingin pendamping hidupku adalah pria yang cinta dan takut akan Tuhan
Dan dia bisa menggantikan figur papa yang selama ini aku rindukan
Tiba saatnya nanti waktu itu datang
Aku pasti akan mengenalkannya pada papa
Walau tempat istirahatmu sekarang sudah jauh di tempat asal kelahiranmu

Papa, tetaplah tersenyum di pangkuanNya
Tunggulah aku disana
Aku percaya suatu saat nanti kita akan dipertemukan lagi disurga

Kepergianmu membuatku mengerti
Bahwa merindukan yang paling menyakitkan adalah seseorang yang telah tiada
Namun kepergianmu pun mengajarkan
Bahwa Tuhan selalu ada mendengarkan doa dan harapan

Love you and miss you pa :')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar