Kamis, 22 Juni 2017

Pergilah Kasih

Aku tak bisa berpura-pura lebih lama
Aku tak mampu berpura-pura tak ada apa-apa
Aku tak bisa berpura-pura aku baik-baik saja
Pada kenyataannya hatiku sakit

Selama ini hanya bisa kupendam
Kusembunyikan dalam-dalam
Diantara tawa dan barisan kata-kata yang terucap
Agar kamu tau bahwa aku tak cemburu dengannya

Malam menjadi saksi
Dingin menusuk tulangku
Sunyi dan sepi menemani
Setiap ku mengingat tentangmu

Berharap rasa ini segera pergi
Meninggalkanku sendiri
Tapi ia enggan
Masih tetap tinggal bersama luka

Aku ikut bahagia
Kamu sudah mendapatkan hatinya
Kini dia telah menjadi milikmu sepenuhnya
Tak lagi sekedar angan atau harap yang sering kamu ucap

Biarkan langit malam ini saja yang membasahi bumi
Namun, aku tak mampu menahannya
Bendungan air mata sudah terlalu besar
Mengalir deras tanpa bisa ku lawan

Menyesakkan ?
Iya sangat
Berkali kuhela nafas
Tetap tak kutemui lega

Aku pun tertidur sendiri
Mata ini sudah terlalu lelah
Menangisimu setiap malamnya
Sudah cukup

Ku ikhlaskan dirimu bersamanya
Kamu pantas bahagia
Tak usah pedulikan aku
Melangkahlah meraih mimpimu

Percayalah aku tetap disini
Akan s'lalu ada untukmu
Bahkan sampai kamu tak lagi dengannya
Ragaku tetap sama
Tapi mungkin hati ini tidak

Aku belajar banyak hal
Terkadang, cinta harus berlogika dan memilih
Ketika rasa itu jatuh di tempat yang salah
Tak selamanya bodoh dan memendam luka karna cinta
Cinta yang berlogikalah yang pantas kamu dapatkan dan harus kamu perjuangkan

Senin, 19 Juni 2017

Mencintai Dalam Diam

Mencintai Dalam Diam
Mungkin adalah kata yang tepat untuk mewakili perasaanku padamu
Hal yang mampu aku lakukan
Memilih menjaga persahabatan ini
Lebih dari sekedar rasaku

Ternyata pepatah itu benar adanya
Tidak ada persahabatan yang murni antara laki-laki dan perempuan
Ada yang memiliki rasa lebih dari sahabat
Ada yang menganggap biasa saja

Kisah yang tak berujung bagiku
Aku mencintaimu
Kamu mencintainya
Dia mencintaimu
Tentang kalian yang saling mencintai

Sedangkan aku disini...

Ikut tertawa saat kamu bercerita lucu tentangnya
Senyuman terukir di bibir menanggapi kisahmu dengannya
Memberi semangat untukmu terus mengejarnya
Bahagia melihat wajah ceriamu
Mata berbinar yang terpancar kala ia ada didepanmu

Aku, hanya mampu menjadi bahu sandaran saat dirimu bersedih
Mendengar setiap keluh kesahmu
Menjadi pelampiasan kekesalanmu
Mendukungmu tuk memperjuangkan dirinya
Tetap senyum dan wajah ceria yang kutampilkan didepanmu

Seharusnya aku yang ada di posisi dia
Aku yang menjadi alasan semangatmu
Aku yang s'lalu hadir di setiap bangun dan lelap tidurmu
Tapi itu hanya khayalanku saja
Tak bisa jadi kenyataan

Ya, sebut saja aku bodoh
Bodoh karna mempertahankan perasaanku
Atau dirimu yang bodoh?
Peka akan apa yang kurasa
Namun kamu tak peduli denganku

Entahlah
Itu hanya interpretasiku saja
Aku tak ingin menyalahkanmu
Aku memang belum pernah jujur padamu

Mungkin bahagiaku adalah
Melakukan cinta dalam diam
Walau kutau cinta ini tak akan pernah terbalas

Satu hal yang ku percaya
Hati ini akan jatuh tepat pada tempatnya
Seperti buang sampah pada tempatnya

Trimakasih
Buat kebersamaan kita selama ini
Trimakasih
Kenangan yang sudah kamu buat dalam memoriku
Akan s'lalu ku jaga disetiap langkahku

Cinta memang tak bisa memilih pada siapa hati ini jatuh
Kadang cinta juga tak berlogika
Namun adakalanya cinta harus memilih dan berpikir
Tak selamanya cinta tak berlogika
Tak selamanya cinta tak memilih