Bukan tak mau mengejar
Bukan tak mau mencari seperti kemarin lagi
Aku hanya ingin terbiasa
Sampai akhirnya jadi biasa saja
Perasaan ini juga tak berubah, masih sama
Sekarang
Aku sedang belajar memaksakan
Hati dan otak agar seirama
Untuk berhenti mengejar
Aku sudah lelah
Karena kenyataannya
Kamu terlalu asik berlari
Aku terus mengejar
Sampai kamu tak sadar
Kalau aku sudah berhenti
Kamu tak tau apa yang terjadi sama aku
Selama mengejar kamu
Aku pernah terjatuh, terpleset, tersandung bahkan hampir tertabrak
Kamu tidak sadar
Menoleh sedikit pun tidak
Kamu terus berlari
Dengan bangga dan tertawa
Ada orang bodoh yang sedang mengejar
Kadang kamu memperlambat sampai aku 'hampir bisa' menggapai
Tapi kadang kamu semakin jauh sampai aku kelelahan
Kakiku tak kuat untuk melangkah lagi
Akhirnya aku terjatuh, meringis kesakitan
Kamu tersadar lalu menoleh
Saat itu kamu ingin berbalik untuk menolongku
Tapi terlambat
Seseorang yang tulus datang menghampiriku
Ia berhenti tepat didepanku
Menenangkan diriku dengan tatapannya yang teduh
Tubuhku dibawa kedalam mobilnya
Ia membawaku pulang mengobati semua lukaku
Dan saat itu kamu sadar
Menyesal dengan diri sendiri
Merasa bodoh akan hal yang kamu buat sendiri
Mempermainkan dan menyia-nyiakan perasaan seseorang
Yang sangat tulus menyayangi dan mencintaimu
Menyesal?
Ingin memutar waktu lagi?
Ingin memperbaiki kesalahan?
Maaf, kamu bodoh
Sangat bodoh sekali
Kamu harus tahu
Setiap orang ada keterbatasannya
Entah itu batas kesabaran, menunggu bahkan berlari
Dan saat dia sudah lelah akan semua itu
Berhenti dan membiarkan pergi itu jauh lebih baik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar