Maaf aku suka padamu
Aku tau rasa ini tak pantas kuberikan padamu
Aku tidak akan memulai
Hanya kode yang kuberikan
Untuk menunjukkan bahwa aku suka padamu
Aku tak tau apa yang membuatku suka padamu
Jangan pernah tanya kepadaku kapan aku mulai suka padamu
Karna rasa itu datang secara tiba-tiba
Senyum dan tawamu membawa kebahagiaan bagiku
Bahkan ketika aku melihatmu setiap hari, aku menjadi lebih suka padamu
Sejak lama aku suka padamu
Selama itu pula aku mengagumimu dari jauh
Dan mendoakanmu dengan rajin
Meskipun kamu tak pernah mengetahui semua
Diam-diam aku menyukaimu, diam-diam aku tersiksa dengan "diam" ku ini
Saatku tahu ada orang lain dihatimu
Begitu sulit bagiku saat melihatmu bersamanya
Aku sangat suka padamu
Bisakah kamu memberitahuku bagaimana cara menggantikan dia di hatimu ?
Aku suka padamu karena kamu begitu sederhana namun istimewa dihatiku
Tapi aku tidak bisa mengatakannya
Mengapa suka padamu jauh lebih mudah daripada melupakanmu ?
Sabtu, 02 Desember 2017
Aku Pamit Pergi
Untuk kamu yang tidak pernah menyadari keberadaanku
Apakah kamu tahu?
Seberapa sering aku merutuki diriku sendiri untuk tidak berharap lebih padamu?
Apakah kamu tahu?
Berapa banyak luka yang tergores di hatiku setiap kali mendengar kamu menyebut namanya?
Apakah kamu pernah sekali saja, memikirkan bagaimana rasanya di posisiku?
Saat aku berlari untukmu, kamu berlari untuk dia
Saat aku berjuang untukmu, kamu berjuang untuk dia
Kamu tahu?
Diam-diam aku selalu berharap suatu saat kamu akan menoleh dan melihat ke arahku
Sayang, aku tidak akan pernah terlihat olehmu
Harapan memang tidak selalu sejalan dengan kenyataan
Aku menyadari aku harus berhenti
Berhenti untuk mengejarmu
Berhenti memikirkanmu
Berhenti mencari tau apapun tentangmu
Aku pamit pergi
Tak akan kuganggu lagi hidupmu
Till we meet again in the older versions of us
Apakah kamu tahu?
Seberapa sering aku merutuki diriku sendiri untuk tidak berharap lebih padamu?
Apakah kamu tahu?
Berapa banyak luka yang tergores di hatiku setiap kali mendengar kamu menyebut namanya?
Apakah kamu pernah sekali saja, memikirkan bagaimana rasanya di posisiku?
Saat aku berlari untukmu, kamu berlari untuk dia
Saat aku berjuang untukmu, kamu berjuang untuk dia
Kamu tahu?
Diam-diam aku selalu berharap suatu saat kamu akan menoleh dan melihat ke arahku
Sayang, aku tidak akan pernah terlihat olehmu
Harapan memang tidak selalu sejalan dengan kenyataan
Aku menyadari aku harus berhenti
Berhenti untuk mengejarmu
Berhenti memikirkanmu
Berhenti mencari tau apapun tentangmu
Aku pamit pergi
Tak akan kuganggu lagi hidupmu
Till we meet again in the older versions of us
Kamis, 22 Juni 2017
Pergilah Kasih
Aku tak bisa berpura-pura lebih lama
Aku tak mampu berpura-pura tak ada apa-apa
Aku tak bisa berpura-pura aku baik-baik saja
Pada kenyataannya hatiku sakit
Selama ini hanya bisa kupendam
Kusembunyikan dalam-dalam
Diantara tawa dan barisan kata-kata yang terucap
Agar kamu tau bahwa aku tak cemburu dengannya
Malam menjadi saksi
Dingin menusuk tulangku
Sunyi dan sepi menemani
Setiap ku mengingat tentangmu
Berharap rasa ini segera pergi
Meninggalkanku sendiri
Tapi ia enggan
Masih tetap tinggal bersama luka
Aku ikut bahagia
Kamu sudah mendapatkan hatinya
Kini dia telah menjadi milikmu sepenuhnya
Tak lagi sekedar angan atau harap yang sering kamu ucap
Biarkan langit malam ini saja yang membasahi bumi
Namun, aku tak mampu menahannya
Bendungan air mata sudah terlalu besar
Mengalir deras tanpa bisa ku lawan
Menyesakkan ?
Iya sangat
Berkali kuhela nafas
Tetap tak kutemui lega
Aku pun tertidur sendiri
Mata ini sudah terlalu lelah
Menangisimu setiap malamnya
Sudah cukup
Ku ikhlaskan dirimu bersamanya
Kamu pantas bahagia
Tak usah pedulikan aku
Melangkahlah meraih mimpimu
Percayalah aku tetap disini
Akan s'lalu ada untukmu
Bahkan sampai kamu tak lagi dengannya
Ragaku tetap sama
Tapi mungkin hati ini tidak
Aku belajar banyak hal
Terkadang, cinta harus berlogika dan memilih
Ketika rasa itu jatuh di tempat yang salah
Tak selamanya bodoh dan memendam luka karna cinta
Cinta yang berlogikalah yang pantas kamu dapatkan dan harus kamu perjuangkan
Aku tak mampu berpura-pura tak ada apa-apa
Aku tak bisa berpura-pura aku baik-baik saja
Pada kenyataannya hatiku sakit
Selama ini hanya bisa kupendam
Kusembunyikan dalam-dalam
Diantara tawa dan barisan kata-kata yang terucap
Agar kamu tau bahwa aku tak cemburu dengannya
Malam menjadi saksi
Dingin menusuk tulangku
Sunyi dan sepi menemani
Setiap ku mengingat tentangmu
Berharap rasa ini segera pergi
Meninggalkanku sendiri
Tapi ia enggan
Masih tetap tinggal bersama luka
Aku ikut bahagia
Kamu sudah mendapatkan hatinya
Kini dia telah menjadi milikmu sepenuhnya
Tak lagi sekedar angan atau harap yang sering kamu ucap
Biarkan langit malam ini saja yang membasahi bumi
Namun, aku tak mampu menahannya
Bendungan air mata sudah terlalu besar
Mengalir deras tanpa bisa ku lawan
Menyesakkan ?
Iya sangat
Berkali kuhela nafas
Tetap tak kutemui lega
Aku pun tertidur sendiri
Mata ini sudah terlalu lelah
Menangisimu setiap malamnya
Sudah cukup
Ku ikhlaskan dirimu bersamanya
Kamu pantas bahagia
Tak usah pedulikan aku
Melangkahlah meraih mimpimu
Percayalah aku tetap disini
Akan s'lalu ada untukmu
Bahkan sampai kamu tak lagi dengannya
Ragaku tetap sama
Tapi mungkin hati ini tidak
Aku belajar banyak hal
Terkadang, cinta harus berlogika dan memilih
Ketika rasa itu jatuh di tempat yang salah
Tak selamanya bodoh dan memendam luka karna cinta
Cinta yang berlogikalah yang pantas kamu dapatkan dan harus kamu perjuangkan
Senin, 19 Juni 2017
Mencintai Dalam Diam
Mencintai Dalam Diam
Mungkin adalah kata yang tepat untuk mewakili perasaanku padamu
Hal yang mampu aku lakukan
Memilih menjaga persahabatan ini
Lebih dari sekedar rasaku
Ternyata pepatah itu benar adanya
Tidak ada persahabatan yang murni antara laki-laki dan perempuan
Ada yang memiliki rasa lebih dari sahabat
Ada yang menganggap biasa saja
Kisah yang tak berujung bagiku
Aku mencintaimu
Kamu mencintainya
Dia mencintaimu
Tentang kalian yang saling mencintai
Sedangkan aku disini...
Ikut tertawa saat kamu bercerita lucu tentangnya
Senyuman terukir di bibir menanggapi kisahmu dengannya
Memberi semangat untukmu terus mengejarnya
Bahagia melihat wajah ceriamu
Mata berbinar yang terpancar kala ia ada didepanmu
Aku, hanya mampu menjadi bahu sandaran saat dirimu bersedih
Mendengar setiap keluh kesahmu
Menjadi pelampiasan kekesalanmu
Mendukungmu tuk memperjuangkan dirinya
Tetap senyum dan wajah ceria yang kutampilkan didepanmu
Seharusnya aku yang ada di posisi dia
Aku yang menjadi alasan semangatmu
Aku yang s'lalu hadir di setiap bangun dan lelap tidurmu
Tapi itu hanya khayalanku saja
Tak bisa jadi kenyataan
Ya, sebut saja aku bodoh
Bodoh karna mempertahankan perasaanku
Atau dirimu yang bodoh?
Peka akan apa yang kurasa
Namun kamu tak peduli denganku
Entahlah
Itu hanya interpretasiku saja
Aku tak ingin menyalahkanmu
Aku memang belum pernah jujur padamu
Mungkin bahagiaku adalah
Melakukan cinta dalam diam
Walau kutau cinta ini tak akan pernah terbalas
Satu hal yang ku percaya
Hati ini akan jatuh tepat pada tempatnya
Seperti buang sampah pada tempatnya
Trimakasih
Buat kebersamaan kita selama ini
Trimakasih
Kenangan yang sudah kamu buat dalam memoriku
Akan s'lalu ku jaga disetiap langkahku
Cinta memang tak bisa memilih pada siapa hati ini jatuh
Kadang cinta juga tak berlogika
Namun adakalanya cinta harus memilih dan berpikir
Tak selamanya cinta tak berlogika
Tak selamanya cinta tak memilih
Mungkin adalah kata yang tepat untuk mewakili perasaanku padamu
Hal yang mampu aku lakukan
Memilih menjaga persahabatan ini
Lebih dari sekedar rasaku
Ternyata pepatah itu benar adanya
Tidak ada persahabatan yang murni antara laki-laki dan perempuan
Ada yang memiliki rasa lebih dari sahabat
Ada yang menganggap biasa saja
Kisah yang tak berujung bagiku
Aku mencintaimu
Kamu mencintainya
Dia mencintaimu
Tentang kalian yang saling mencintai
Sedangkan aku disini...
Ikut tertawa saat kamu bercerita lucu tentangnya
Senyuman terukir di bibir menanggapi kisahmu dengannya
Memberi semangat untukmu terus mengejarnya
Bahagia melihat wajah ceriamu
Mata berbinar yang terpancar kala ia ada didepanmu
Aku, hanya mampu menjadi bahu sandaran saat dirimu bersedih
Mendengar setiap keluh kesahmu
Menjadi pelampiasan kekesalanmu
Mendukungmu tuk memperjuangkan dirinya
Tetap senyum dan wajah ceria yang kutampilkan didepanmu
Seharusnya aku yang ada di posisi dia
Aku yang menjadi alasan semangatmu
Aku yang s'lalu hadir di setiap bangun dan lelap tidurmu
Tapi itu hanya khayalanku saja
Tak bisa jadi kenyataan
Ya, sebut saja aku bodoh
Bodoh karna mempertahankan perasaanku
Atau dirimu yang bodoh?
Peka akan apa yang kurasa
Namun kamu tak peduli denganku
Entahlah
Itu hanya interpretasiku saja
Aku tak ingin menyalahkanmu
Aku memang belum pernah jujur padamu
Mungkin bahagiaku adalah
Melakukan cinta dalam diam
Walau kutau cinta ini tak akan pernah terbalas
Satu hal yang ku percaya
Hati ini akan jatuh tepat pada tempatnya
Seperti buang sampah pada tempatnya
Trimakasih
Buat kebersamaan kita selama ini
Trimakasih
Kenangan yang sudah kamu buat dalam memoriku
Akan s'lalu ku jaga disetiap langkahku
Cinta memang tak bisa memilih pada siapa hati ini jatuh
Kadang cinta juga tak berlogika
Namun adakalanya cinta harus memilih dan berpikir
Tak selamanya cinta tak berlogika
Tak selamanya cinta tak memilih
Senin, 08 Mei 2017
Belajar Melupakan
Aku memang kalah dalam hal melupakan
Dan aku masih saja kesulitan dalam merelakan
Tapi aku yakin, akan tiba saat dimana aku berhenti berlari
Aku akan mengubur sisa-sisa yang masih tertinggal
Seindah apapun itu, akan aku tenggelamkan ke dasar yang paling kelam
Tidak akan aku biarkan lagi
Kamu tertawa saat kuterluka
Aku percaya, suatu saat
Kamu pun akan merasakannya
Dan aku masih saja kesulitan dalam merelakan
Tapi aku yakin, akan tiba saat dimana aku berhenti berlari
Aku akan mengubur sisa-sisa yang masih tertinggal
Seindah apapun itu, akan aku tenggelamkan ke dasar yang paling kelam
Tidak akan aku biarkan lagi
Kamu tertawa saat kuterluka
Aku percaya, suatu saat
Kamu pun akan merasakannya
Minggu, 16 April 2017
Fajar Dan Senja
Fajar tidak pernah bertemu senja
Namun mereka saling melengkapi
Mereka ada untuk menjadi bagian dalam hari
Meski tidak ditakdirkan untuk bersama dalam satu waktu yang sama
Fajar dan senja tetap menjadi satu
Tapi tidak untuk kita
Jika diibaratkan, kamu adalah Fajar dan aku adalah Senja
Kamu adalah Fajarku, aku bukan Senjamu
Sinar cahayamu mencerahkanku, redup cahayaku menggelapkanmu
Kamu adalah sumber semangatku, aku perusak suasanamu
Aku Senja, yang tidak akan pernah bisa bersama dan bersatu dengan Fajarku
Kamu tidak pernah menginginkan aku ada
Karna kamu menginginkan senja yang lain
Aku selalu ada untukmu
Tapi kamu tak pernah menganggap aku ada
Aku memang bukan apa-apa untukmu
Tapi kamu segalanya bagiku
Maaf untuk tingkah dan sikapku yang menyebalkan
Maaf atas kehadiranku yang tak kamu inginkan
Maafkan rasa ini yang tak pernah hilang bagimu
Satu hal yang harus kamu tahu
Sekalipun aku tak pernah ada dalam hatimu
Dan ketika ragaku sudah tidak bernyawa lagi
Percayalah padaku
Hati dan perasaanku tidak akan pernah hilang
Ataupun ikut mati bersama tubuhku didalam tanah sana
Cinta ini tetap hidup dan selalu ada untukmu
Sampai kapan pun perasaan ini tetap sama
Tak pernah berubah sedikit pun
Mungkin ini terlihat bodoh
Tapi tak bisa kupungkiri
Kamulah cinta pertama dan terakhirku
Tetaplah menjadi Fajarku
Meski aku bukan Senjamu
Namun mereka saling melengkapi
Mereka ada untuk menjadi bagian dalam hari
Meski tidak ditakdirkan untuk bersama dalam satu waktu yang sama
Fajar dan senja tetap menjadi satu
Tapi tidak untuk kita
Jika diibaratkan, kamu adalah Fajar dan aku adalah Senja
Kamu adalah Fajarku, aku bukan Senjamu
Sinar cahayamu mencerahkanku, redup cahayaku menggelapkanmu
Kamu adalah sumber semangatku, aku perusak suasanamu
Aku Senja, yang tidak akan pernah bisa bersama dan bersatu dengan Fajarku
Kamu tidak pernah menginginkan aku ada
Karna kamu menginginkan senja yang lain
Aku selalu ada untukmu
Tapi kamu tak pernah menganggap aku ada
Aku memang bukan apa-apa untukmu
Tapi kamu segalanya bagiku
Maaf untuk tingkah dan sikapku yang menyebalkan
Maaf atas kehadiranku yang tak kamu inginkan
Maafkan rasa ini yang tak pernah hilang bagimu
Satu hal yang harus kamu tahu
Sekalipun aku tak pernah ada dalam hatimu
Dan ketika ragaku sudah tidak bernyawa lagi
Percayalah padaku
Hati dan perasaanku tidak akan pernah hilang
Ataupun ikut mati bersama tubuhku didalam tanah sana
Cinta ini tetap hidup dan selalu ada untukmu
Sampai kapan pun perasaan ini tetap sama
Tak pernah berubah sedikit pun
Mungkin ini terlihat bodoh
Tapi tak bisa kupungkiri
Kamulah cinta pertama dan terakhirku
Tetaplah menjadi Fajarku
Meski aku bukan Senjamu
Minggu, 02 April 2017
Enjoy The Process
In life, everyone who lives on the earth has a destination. Whatever it is graduated from school or college, get jobs and married with someone who loved. To get everything doesn't simple to receive it. There is name a process
But, what if you could have fun? Could you enjoy the process, even with things as they are? Could you make it worth it?
I believe in hard work. But I also believe that work what matter will be life giving. If the work isn't fun in some way, I don't want to do it. If work isn't life giving, then isn't worth doing. I realized that I had focused so much on achieving and success, I had forgotten about the reason why I do it.
What would happen if you let yourself have more space? What would happen if you let yourself have a sense of freedom? Even if you're not where you want to be, what if you let yourself enjoy the process?
Terkadang kita lupa, bahwa Tuhan lebih peduli pada proses yang kita lewati dibanding hasil akhir yang kita dapatkan. Walau terkadang sebagai manusia biasa, seringkali kita berfokus pada hasil. Dalam sebuah proseslah, kita diperhadapkan dengan pilihan. Apakah bersabar menantikanNya atau mencari jalan pintas? MengandalkanNya atau mengandalkan koneksi dan kekuasaan orang lain atau bahkan kekuatan kita sendiri? Taat pada kehendakNya atau bersikeras dengan keinginan kita sendiri?
Sesulit apapun keadaan kita, setialah pada proses
But, what if you could have fun? Could you enjoy the process, even with things as they are? Could you make it worth it?
I believe in hard work. But I also believe that work what matter will be life giving. If the work isn't fun in some way, I don't want to do it. If work isn't life giving, then isn't worth doing. I realized that I had focused so much on achieving and success, I had forgotten about the reason why I do it.
What would happen if you let yourself have more space? What would happen if you let yourself have a sense of freedom? Even if you're not where you want to be, what if you let yourself enjoy the process?
Terkadang kita lupa, bahwa Tuhan lebih peduli pada proses yang kita lewati dibanding hasil akhir yang kita dapatkan. Walau terkadang sebagai manusia biasa, seringkali kita berfokus pada hasil. Dalam sebuah proseslah, kita diperhadapkan dengan pilihan. Apakah bersabar menantikanNya atau mencari jalan pintas? MengandalkanNya atau mengandalkan koneksi dan kekuasaan orang lain atau bahkan kekuatan kita sendiri? Taat pada kehendakNya atau bersikeras dengan keinginan kita sendiri?
Sesulit apapun keadaan kita, setialah pada proses
Minggu, 19 Maret 2017
Papa
Ketika waktu berjalan terlampau cepat
Lantas memisahkan kita tanpa disadari
Hingga pada akhirnya tak ada yang lebih tangguh dari kekuatan doa
Berharap bisa menembus dimensi yang berbeda ini
Papa, kehadiranmu terasa begitu singkat dihidupku
Saat aku terlahir kedunia, dirimu menjadi lelaki pertama yang aku kenal
Papa
Begitulah aku memanggilmu sejak saat itu hingga kini dan bahkan untuk selamanya
Dirimu adalah lelaki pertama yang aku kenal begitu raga lemah ini tiba didunia
Pelukan hangat menenangkan tangisku
Kecup manja yang terkadang membuatku geli
Seiring berjalannya waktu aku bertumbuh semakin besar
Dirimu semakin terpacu untuk mencari nafkah lebih gencar
Aku yakin semua yang kau lakukan adalah yang terbaik untukku
Hingga tiba saatnya semua berubah
Tak pernah ada manusia yang ingin sakit
Tubuhmu yang dulu gagah perkasa
Kini menjadi lemah dan kaku
Akibat penyakit serangan jantung yang tiba-tiba itu
Aku ingin engkau sehat selalu
Aku ingin engkau selalu ada untukku
Aku ingin engkau menyaksikan saat aku wisuda
Ataupun saat aku akan menikah kelak
Setangguh apapun karang, akhirnya runtuh pula
Saat akhirnya Tuhan memiliki rencana yang lebih indah untukmu
Waktu kebersamaan ini terasa begitu singkat pa
Bahkan umurku baru genap 2 tahun
Rasanya baru kemarin tubuh mungil ini terlelap di pangkuanmu
Namun Tuhan mengambilmu dari pelukku dan mama lebih cepat
Aku sadar bahwa Tuhan lebih menyayangimu dari padaku maupun mama
Tuhan mempunyai rencana yang lebih indah untukmu
Aku akan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh sepertimu
Agar bisa selalu menjaga mama
Sepeninggalmu, aku berusaha menjadi teman terbaik untuk mama
Aku dan mama saling berpegangan dan berangkulan
Untuk terus menjalani kehidupan ini
Walau tanpamu
Keadaan membuatku dan mama terus belajar mengenai makna kehidupan
Serta memetik hikmah dari setiap hal yang manis maupun hal pahit yang dialami
Kini kami sudah jauh lebih tenang
Papa, percayalah kini malaikat kecilmu telah tumbuh besar dan dewasa
Menjadi pribadi yang tangguh bahkan lebih dari yang kau bayangkan
Doa menjadi satu-satunya alat untuk berkomunikasi denganmu
Papa, walau ragamu tak lagi disisi
Walau kita tak lagi berpijak pada bumi yang sama
Dan walau kita sudah berbeda dimensi
Aku percaya disurga sana
Doa dan harapanku akan selalu sampai kepadamu melalui Tuhan
Pa, sampe detik ini
Hanya ada satu doa dan harapanku
Aku merindukan sosok dan kasih sayang seorang papa dalam hidupku
Tenang pa, aku tidak marah kok sama Tuhan
Papa doakan aku selalu dari sana
And say to Daddy Jesus
Saatnya aku menikah kelak
Aku ingin pendamping hidupku adalah pria yang cinta dan takut akan Tuhan
Dan dia bisa menggantikan figur papa yang selama ini aku rindukan
Tiba saatnya nanti waktu itu datang
Aku pasti akan mengenalkannya pada papa
Walau tempat istirahatmu sekarang sudah jauh di tempat asal kelahiranmu
Papa, tetaplah tersenyum di pangkuanNya
Tunggulah aku disana
Aku percaya suatu saat nanti kita akan dipertemukan lagi disurga
Kepergianmu membuatku mengerti
Bahwa merindukan yang paling menyakitkan adalah seseorang yang telah tiada
Namun kepergianmu pun mengajarkan
Bahwa Tuhan selalu ada mendengarkan doa dan harapan
Love you and miss you pa :')
Lantas memisahkan kita tanpa disadari
Hingga pada akhirnya tak ada yang lebih tangguh dari kekuatan doa
Berharap bisa menembus dimensi yang berbeda ini
Papa, kehadiranmu terasa begitu singkat dihidupku
Saat aku terlahir kedunia, dirimu menjadi lelaki pertama yang aku kenal
Papa
Begitulah aku memanggilmu sejak saat itu hingga kini dan bahkan untuk selamanya
Dirimu adalah lelaki pertama yang aku kenal begitu raga lemah ini tiba didunia
Pelukan hangat menenangkan tangisku
Kecup manja yang terkadang membuatku geli
Seiring berjalannya waktu aku bertumbuh semakin besar
Dirimu semakin terpacu untuk mencari nafkah lebih gencar
Aku yakin semua yang kau lakukan adalah yang terbaik untukku
Hingga tiba saatnya semua berubah
Tak pernah ada manusia yang ingin sakit
Tubuhmu yang dulu gagah perkasa
Kini menjadi lemah dan kaku
Akibat penyakit serangan jantung yang tiba-tiba itu
Aku ingin engkau sehat selalu
Aku ingin engkau selalu ada untukku
Aku ingin engkau menyaksikan saat aku wisuda
Ataupun saat aku akan menikah kelak
Setangguh apapun karang, akhirnya runtuh pula
Saat akhirnya Tuhan memiliki rencana yang lebih indah untukmu
Waktu kebersamaan ini terasa begitu singkat pa
Bahkan umurku baru genap 2 tahun
Rasanya baru kemarin tubuh mungil ini terlelap di pangkuanmu
Namun Tuhan mengambilmu dari pelukku dan mama lebih cepat
Aku sadar bahwa Tuhan lebih menyayangimu dari padaku maupun mama
Tuhan mempunyai rencana yang lebih indah untukmu
Aku akan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh sepertimu
Agar bisa selalu menjaga mama
Sepeninggalmu, aku berusaha menjadi teman terbaik untuk mama
Aku dan mama saling berpegangan dan berangkulan
Untuk terus menjalani kehidupan ini
Walau tanpamu
Keadaan membuatku dan mama terus belajar mengenai makna kehidupan
Serta memetik hikmah dari setiap hal yang manis maupun hal pahit yang dialami
Kini kami sudah jauh lebih tenang
Papa, percayalah kini malaikat kecilmu telah tumbuh besar dan dewasa
Menjadi pribadi yang tangguh bahkan lebih dari yang kau bayangkan
Doa menjadi satu-satunya alat untuk berkomunikasi denganmu
Papa, walau ragamu tak lagi disisi
Walau kita tak lagi berpijak pada bumi yang sama
Dan walau kita sudah berbeda dimensi
Aku percaya disurga sana
Doa dan harapanku akan selalu sampai kepadamu melalui Tuhan
Pa, sampe detik ini
Hanya ada satu doa dan harapanku
Aku merindukan sosok dan kasih sayang seorang papa dalam hidupku
Tenang pa, aku tidak marah kok sama Tuhan
Papa doakan aku selalu dari sana
And say to Daddy Jesus
Saatnya aku menikah kelak
Aku ingin pendamping hidupku adalah pria yang cinta dan takut akan Tuhan
Dan dia bisa menggantikan figur papa yang selama ini aku rindukan
Tiba saatnya nanti waktu itu datang
Aku pasti akan mengenalkannya pada papa
Walau tempat istirahatmu sekarang sudah jauh di tempat asal kelahiranmu
Papa, tetaplah tersenyum di pangkuanNya
Tunggulah aku disana
Aku percaya suatu saat nanti kita akan dipertemukan lagi disurga
Kepergianmu membuatku mengerti
Bahwa merindukan yang paling menyakitkan adalah seseorang yang telah tiada
Namun kepergianmu pun mengajarkan
Bahwa Tuhan selalu ada mendengarkan doa dan harapan
Love you and miss you pa :')
Masa Lalu
Masa lalu hanya sebatas kenangan
Tidak perlu dibawa ke masa depan
Masa lalu hanyalah bunga-bunga dalam kehidupan
Namun tidak menjadi bayang-bayang
Yang dapat menghalangi impian
Tetapi masa lalu tidak sesederhana itu
Apa yang dilakukan di masa lalu
Kadangkala memiliki andil untuk menentukan masa depan
Apakah masa depan yang bahagia sesuai impian
Atau masa depan yang penuh dengan rasa penyesalan
In the end, we only regret the chances we didn't take
Tidak perlu dibawa ke masa depan
Masa lalu hanyalah bunga-bunga dalam kehidupan
Namun tidak menjadi bayang-bayang
Yang dapat menghalangi impian
Tetapi masa lalu tidak sesederhana itu
Apa yang dilakukan di masa lalu
Kadangkala memiliki andil untuk menentukan masa depan
Apakah masa depan yang bahagia sesuai impian
Atau masa depan yang penuh dengan rasa penyesalan
In the end, we only regret the chances we didn't take
Memendam Rasa
Tak semua perasaan itu harus diungkapkan
Adakalanya disimpan di hati
Tak semua perasaan yang diungkapkan berakhir bahagia
Ada masa perasaan itu tak terbalas
Bahkan lebih sakit dari itu
Memendam dan merasakan sendiri itu memang sakit
Tapi itu lebih baik untuk diri sendiri
Cukup bahagia hanya dengan melihat sosoknya
Senyum terkembang saat melihat tawanya
Lutut melemas saat dia menyapa
Tak semua rasa cinta itu harus diumbar ke dunia
Adakalanya dipupuk dengan sabar
Dinikmati saat mekar
Bahkan orang lain pun bisa ikut menikmati
Akan keindahan cinta yang tumbuh
Adakalanya disimpan di hati
Tak semua perasaan yang diungkapkan berakhir bahagia
Ada masa perasaan itu tak terbalas
Bahkan lebih sakit dari itu
Memendam dan merasakan sendiri itu memang sakit
Tapi itu lebih baik untuk diri sendiri
Cukup bahagia hanya dengan melihat sosoknya
Senyum terkembang saat melihat tawanya
Lutut melemas saat dia menyapa
Tak semua rasa cinta itu harus diumbar ke dunia
Adakalanya dipupuk dengan sabar
Dinikmati saat mekar
Bahkan orang lain pun bisa ikut menikmati
Akan keindahan cinta yang tumbuh
Kamis, 02 Februari 2017
Untuk Kamu Yang Sempat Hadir
Apa kabar?
Sudah lama kita tak bertemu
Jangankan bertemu, saling sapa pun tidak
Aku menghargai kehidupanmu
Dan kamu? Entahlah masih peduli denganku atau tidak
Mungkin kamu akan bertanya
Kenapa aku menulis ini semua?
Jika kamu mengira, karena aku ingin mencuri perhatianmu? Tentu tidak
Jika kamu mengira, aku mendramatisir keadaan? Itupun tidak
Samasekali tidak
Aku menulis semua ini hanya karna rindu
Tak pernah kah kamu merasakannya juga?
Aku harap kamu sempat merindukanku walau hanya sebentar
Setidaknya kamu mengingat bagaimana aku tertawa lalu menangis
Setidaknya kamu mengingat bagaimana susahnya berusaha dan mudahnya menyerah
Aku tidak peduli
Apakah aku cinta pertamamu atau bukan
Aku menyimpan memori dalam hidupmu atau tidak
Yang aku tahu, aku merasakannya
Cukup aku
Kamu juga bukan kekasih pertama atau keduaku
Tapi percayalah
Kamu membuatku mengenal banyak hal untuk pertama kalinya
Kamu orang pertama yang membuatku merasa berharga dan bahagia
Kamu membuat aku belajar
Untuk kamu yang sempat hadir
Maaf aku sempat membuatmu muak
Aku tahu aku salah, tapi siapa yang peduli saat itu
Yang aku tahu, cinta itu menyakitkan ketika kamu pergi
Itu saja. Bodoh? Iya sangat bodoh
Kadang aku pun tertawa bila mengingatnya
Aku ingat kita memulai dengan cara yang salah, entah aku atau kamu
Tapi aku tak ingin menyalahkan siapapun
Karena untuk masalah perasaan semua orang akan merasa benar
Meskipun penuh kebohongan dan ketidakpedulian
Cukup aku saja yang tau maksud semuanya
Perjalanan terkadang membuatku terbang lalu jatuh
Terimakasih kamu telah menjadi perjalananku
Hidup kadang terasa manis seperti gulali
Namun juga pahit seperti kopi
Dan kamu telah menjadi keduanya disaat yang bersamaan
Sekali lagi terimakasih
Untuk pernah hadir lalu pergi
Untuk pernah memulai lalu mengakhiri
Untuk kamu, yang sempat hadir
Aku tadi bilang merindukanmu
Tapi setelah aku menulis ini semua aku tak lagi merasakannya
Aku sedang tersenyum, percayalah
Aku bahagia
Tak perlu aku yang merindukanmu lagi
Tugasku sudah cukup
Tugasku kini pergi dan menghilang
Untuk saling tak mengenal mungkin akan lebih baik?
Haha aku hanya bercanda
Aku hanya berharap, aku dan kamu baik-baik saja
Kita bahagia bersama, dijalan yang berbeda
Dan harapan terakhirku adalah
Suatu saat aku dapat bertemu kamu, dengan senyuman
Tak ada lagi kecanggungan
Untuk kamu yang sempat hadir
Aku merasa cukup
Aku pergi
Sudah lama kita tak bertemu
Jangankan bertemu, saling sapa pun tidak
Aku menghargai kehidupanmu
Dan kamu? Entahlah masih peduli denganku atau tidak
Mungkin kamu akan bertanya
Kenapa aku menulis ini semua?
Jika kamu mengira, karena aku ingin mencuri perhatianmu? Tentu tidak
Jika kamu mengira, aku mendramatisir keadaan? Itupun tidak
Samasekali tidak
Aku menulis semua ini hanya karna rindu
Tak pernah kah kamu merasakannya juga?
Aku harap kamu sempat merindukanku walau hanya sebentar
Setidaknya kamu mengingat bagaimana aku tertawa lalu menangis
Setidaknya kamu mengingat bagaimana susahnya berusaha dan mudahnya menyerah
Aku tidak peduli
Apakah aku cinta pertamamu atau bukan
Aku menyimpan memori dalam hidupmu atau tidak
Yang aku tahu, aku merasakannya
Cukup aku
Kamu juga bukan kekasih pertama atau keduaku
Tapi percayalah
Kamu membuatku mengenal banyak hal untuk pertama kalinya
Kamu orang pertama yang membuatku merasa berharga dan bahagia
Kamu membuat aku belajar
Untuk kamu yang sempat hadir
Maaf aku sempat membuatmu muak
Aku tahu aku salah, tapi siapa yang peduli saat itu
Yang aku tahu, cinta itu menyakitkan ketika kamu pergi
Itu saja. Bodoh? Iya sangat bodoh
Kadang aku pun tertawa bila mengingatnya
Aku ingat kita memulai dengan cara yang salah, entah aku atau kamu
Tapi aku tak ingin menyalahkan siapapun
Karena untuk masalah perasaan semua orang akan merasa benar
Meskipun penuh kebohongan dan ketidakpedulian
Cukup aku saja yang tau maksud semuanya
Perjalanan terkadang membuatku terbang lalu jatuh
Terimakasih kamu telah menjadi perjalananku
Hidup kadang terasa manis seperti gulali
Namun juga pahit seperti kopi
Dan kamu telah menjadi keduanya disaat yang bersamaan
Sekali lagi terimakasih
Untuk pernah hadir lalu pergi
Untuk pernah memulai lalu mengakhiri
Untuk kamu, yang sempat hadir
Aku tadi bilang merindukanmu
Tapi setelah aku menulis ini semua aku tak lagi merasakannya
Aku sedang tersenyum, percayalah
Aku bahagia
Tak perlu aku yang merindukanmu lagi
Tugasku sudah cukup
Tugasku kini pergi dan menghilang
Untuk saling tak mengenal mungkin akan lebih baik?
Haha aku hanya bercanda
Aku hanya berharap, aku dan kamu baik-baik saja
Kita bahagia bersama, dijalan yang berbeda
Dan harapan terakhirku adalah
Suatu saat aku dapat bertemu kamu, dengan senyuman
Tak ada lagi kecanggungan
Untuk kamu yang sempat hadir
Aku merasa cukup
Aku pergi
Rabu, 01 Februari 2017
Tuhan Tak Pernah Salah
Aku mau share sedikit petualanganku menempuh pendidikan, petualangan? Ya, aku sebut petualangan karna begitu banyak cerita dan kisah panjang yang aku lalui
Nanti kalian akan tau sendiri setelah baca semuanya sampai selesai
Selamat membaca
I hope it can be blessing for who are read my story
Jadi inspirasi serta penyemangat buat kalian yang belum dan akan mengalami hal yang sama
Dan juga untuk kalian-kalian yang sama seperti aku sudah melewati masanya akan teringat lagi bagaimana perjuangannya
Saat SMA aku tergolong siswa yang biasa aja
Namun hampir dua kali aku terancam ga naik kelas
Bukan bandel kok, nilai aku yang selalu nyaris kurang mencapai KKM
Puji Tuhan hal itu gapernah terjadi
Kelas 12 menjadi titik awal ceritaku
Saat itu juga aku baru sadar kalau masa SMA akan berakhir
Aku belum menyiapkan apapun
Teman-temanku sudah mulai sibuk
Bahkan dari kelas 11 mereka sudah mengikuti bimbingan belajar diluar sekolah
"lulus lanjut kuliah kan? pilih universitas mana? jurusan apa?" Itu adalah pertanyaan paling horor dan menyeramkan bagiku kalo ada yang bertanya
What? Apa itu kuliah?
Sampe detik itu aku masih belum tau makna dari 1 kata 6 huruf itu
Aku mulai searching di google arti kuliah
Guru-guru ku juga tak pernah melewatkan kata itu
Just intermezzo kok kawan hahaha
Aku hanya mendramatisir keadaan saja
Aku mulai memikirkan semuanya dan membicarakan sama mama
Keputusan pun disepakati
Pilihan universitas dan jurusan kuliah sudah ditentukan
Masalahnya sekarang adalah aku takut dan gamampu untuk menghadapinya
Isu punya isu katanya orang yang ikut bimbel dijamin akan lulus masuk ptn
Karna kalo ga lulus seleksi SNMPTN-undangan, mau gamau harus ikut ujian SBMPTN
Yang soalnya 10 kali lebih susah daripada soal UN
Bahkan gapernah diajarin disekolah, hanya bimbel yang mengetahui soalnya
Bimbel itu cuma bisnis dan permainan orang pinter aja si sebenernya
Tapi terbukti 2 kakak sepupuku yang les di bimbel ternama lolos seleksi ptn favorit di Medan
Aku pun mulai tertarik untuk ikut les
Bukan semata karna trend dan ikut-ikutan temen
Aku memang sangat membutuhkan bimbel
Selain membantuku dalam hal pelajaran disekolah
Bimbel yang aku ikuti pun dapat mengarahkanku untuk memilih jurusan dan universitas yang tepat
Jujur berat buat aku ngomong sama mama mengenai hal ini
Karna aku tau kondisi keluarga kami yang tak memungkinkan buat aku ikut les
Mama meyakinkan aku, menyuruh aku berdoa dan beriman
Puji Tuhan aku bisa les ditempat yang tak pernah kuduga
Bimbel ternama dan terfavorit yang kakak sepupu aku pernah les disana
Setiap harinya sepulang sekolah selama kelas 12 aku harus pergi les
Jadwalnya masih seminggu dua kali
Tapi aku ada les lain, bahasa inggris
Jadi selama 4 hari dalam seminggu aku mengikuti kursus
Lelah?iya
Banget?hooh banget
Pulang sekolah aja udah sore jam 3
Lanjut les sampai malam, selesai jam 8
Kadang aku masih suka TST(Tutorial Service Time)-nama lain konsultasi pelajaran di tempat lesku, untuk membahas soal yang baru dibahas dikelas
Sampai rumah sudah larut, kadang tak sempat makan atau pun mandi
Terlalu lelah cuma ganti seragam sekolah yang dipake seharian lebih trus langsung tidur
Begitu terus yang kulakukan sampai menjelang ujian
Menjelang pendaftaran SNMPTN aku semakin takut
Pas pengumuman ternyata aku gabisa ikut seleksi SNMPTN, aku gamasuk kuota 75% :(:(:(
Itu adalah peraturan baru dari pemerintah
Aku gatau siapa yang salah disini
Guruku salah menginput data atau websitenya yang error
Entahlah, aku gamau memikirkannya
Yang jelas hatiku sedih, kecewa
Karna jalur itu adalah harapan semua orang untuk bisa masuk ptn tanpa tes
Berkat dukungan dari guru-guru les akhirnya aku semangat lagi belajar buat UN yang tinggal berapa bulan
Aku mulai fokus juga belajar persiapan SBMPTN
UN selesai, pengumuman kelulusan selesai
Lulus, ya walaupun nilainya kurang memuaskan
Jadwal les diubah jadi setiap hari
Senin sampai sabtu
Sabtu pun malemnya tetep ada jadwal les
Kalo yang ini khusus siswa pilihan hanya 10 orang berdasarkan nilai to selalu dapet bagus
Yang dateng dari awal cuma aku bertiga sama temenku
Sisanya sampe menjelang ujian entah kemana
Ini yang buat aku ga konsen kadang, karna apa? AC nya dingin banget coyy
Iyalah seruangan isinya cuma 4 orang selama 2 jam pelajaran
Jadwal pendaftaran tinggal beberapa hari
Aku masih belum mendaftar
Masih ragu sama pilihan
Dan masih trauma sama kegagalan gabisa ikut seleksi SNMPTN
Aku daftar seminggu sebelum test
Ini adalah kesalahan dan kebodohan terbesar yang aku buat
Aku daftar sendiri tanpa konsultasi ulang ditempat les sama mama
Padahal itu wajib banget konsultasi biar ga salah pilih dan kemungkinan ga lolos nya bisa kecil
Menyesal memang
Kalo boleh diulang aku mau nurut apa kata guru les
Pasti aku sudah menyandang status mahasiswi di jurusan yang aku cita-citakan meskipun bukan kampus yang aku mau
Jadi bisa dibilang aku ga dapet doa restu dari mama dan juga guru-guru lesku
Karna aku nekad daftar sendiri
Tapi walaupun begitu, mama tetap mau menemaniku untuk survei lokasi ujian
Hari-H SBMPTN
Aku sampai di lokasi ujian jam 5 pagi
Mengingat jalanan Jakarta yang macet
Jadi menghindari ga telat dateng ujian aku rela bangun pagi dan berangkat pagi buta
Bersyukur sih aku dapet lokasi ujian masih di Jakarta
Beberapa temanku ada yang diluar Jakarta
Test pertama adalah soal saintek, sesuai jurusanku dan pilihan prodi univ di test SBMPTN
Masuk ruangan, cari meja nomor peserta ujian
Yak, saya duduk dikursi paling belakang tepat dibawah AC
Minta tukeran? Oh tidak mungkin bisa
Yaudalah pasrah aja selama 2 jam kedepan
Sungguh diluar ekspektasi dan dugaanku
Soalnya susah banget:(
Jauh dari soal-soal to ditempat les
Aku ngerjain soal yang paling mudah dulu dan yang emang paling aku suka, biologi
Dari 15 soal aku cuma bisa ngerjain 7
Itu pun gatau bener semua apa engga
Berikutnya soal kimia, matematika IPA, fisika
Kalo ditotal aku cuma ngerjain 20 soal dari semua mata ujian yang diujikan
Serius, asli demiapapun fakta soal SBMPTN 10 kali lebih sulit dari UN itu emang beneran nyata
Istirahat cuma 15 menit
Aku ketoilet dan ketemu temen lesku sebentar
Gatau kebetulan apa gimana
Aku dapat lokasi ujian yang sama dengan teman lesku
Jadi aku gaperlu takut sendirian dengan alasan gakenal siapapun
Bel berbunyi, kami kembali keruang ujian masing-masing
Test kedua adalah soal tkpa
Ini merupakan test paling favoritku dan teman-temanku
Selain semua soalnya bisa dibilang sangat mudah hanya butuh ketelitian saja, tkpa menjadi wadah memperoleh pundi-pundi mengumpulkan nilai dan passing grade setinggi mungkin
Aku cukup percaya diri mengerjakan semua soal tkpa
Selesai ujian aku dan teman-temanku yang lain ngumpul dirumah temanku
Kita sedikit sharing dan ngulang soal test kita
Karna dapet kode dan tipe soal yang berbeda-beda
Ga terlalu lama ngebahas soalnya
Kita tinggalin soalnya dan pergi keluar jalan-jalan sore
Menghilangkan penat dan stress
Otak sudah ngebul dan berasap kali keluar ruang ujian
Habis itu kita cari makan malam
Pokoknya kita ngabisin waktu untuk ngelupain semua hal tentang SBMPTN
Sebulan nunggu pengumuman
Akhirnya tiba waktu yang ditunggu
Jengjeng, yak tepat sekali sesuai feeling
Dan akibat kesalahan fatal yang kubuat
Aku ga lolos SBMPTN
Sedih, kecewa, marah, kesel, menyesal
Campur aduk deh yang dirasain
Intinya si aku menyesal gamau ikut saran guru les
Galau dan dilema
Antara coba ujian mandiri apa engga
Mau gamau setelah pengumuman aku harus belajar lagi persiapan ujian mandiri
Sebelumnya aku daftar ujian mandiri 2 ptn
Mungkin akibat 2 kali gagal seleksi ptn
Belajar untuk ujian mandiri aku males-malesan
Dan yak, ketiga bahkan keempat kalinya aku gagal untuk mendapatkan kursi ptn
Sempet minta sama mama untuk coba test mandiri lagi ptn yang masih buka
Tapi aku mengurungkan niat
Masih takut dan trauma
Aku pun akhirnya menyerah
Bener-bener hopeless
Seperti gada harapan
Aku membulatkan tekad untuk coba lagi di tahun depan
Yang aku bingung mama malah menolak
Aku disuruh mencoba daftar dan ikut test di pts seperti temanku
Pernah sih temenku ngajak tapi aku menolaknya
Karna mama selalu bilang "No PTN No Kuliah"
Kalimat keramat itulah yang buat aku mau coba sbm lagi
Dengan terpaksa aku chat temenku
Menanyakan perihal kabarnya
Dia bilang sudah test dan lolos
Aku tanya apa masih buka pendaftaran apa engga
Dia bilang hari ini jam 3 sore tutup pendaftaran
Dan besok pagi nya jam 9 adalah waktu test
Sedangkan aku chat dia sudah jam 6 sore
As u know, aku mengikuti test gelombang terakhir banget
Seninnya adalah ospek
Dalam hati aku seneng, aku emang gamau lanjutin kuliah dulu apalagi harus kuliah di kampus yang gapernah aku cita-citakan, apalagi terfikiran atau pun kubayangkan sebelumnya
Engga samasekali
Mama ngajak aku kerumah temanku
Satu hal yang mama bilang "Kalau Tuhan mengizinkan kamu kuliah sekalipun itu diswasta dan sudah tutup pendaftaran, percaya Tuhan pasti buka jalan gimana pun caranya"
Disini aku benar-benar bingung
Ga nyangka samasekali dengan fikiran mama yang berubah
Entahlah
Jadi mama yang lebih beriman untuk aku kuliah
Aku antara percaya dan tidak percaya
Pasrah aja sama semuanya
Bisa daftar dan test syukur
Keterima pun yaudalaya mau gimana lagi
Singkat cerita aku bisa ikut test
Lewat teman gereja nya temanku
Dan beliau adalah dosen difakultas yang aku jalani sekarang
Setelah masuk aku baru mengetahui kalo dia bukan cuma dosen tapi sekaligus dekan fakultasku
Kalian tau, aku samasekali gapernah kepikiran untuk milih dan ada di jurusanku
Dia mengubah sudut pandang dan pikiranku dalam waktu yang sangat singkat sekali untuk menetapkan pilihan
Dan jadilah aku sekarang mahasiswi Fakultas Sastra-Satra Inggris, Universitas Kristen Indonesia
Aku mulai menyadari semua hal yang terjadi
Tuhan gapernah salah menempatkan aku
Jurusanku seirama dengan hobi dan salah satu cita-citaku, yaitu menulis dan menjadi seorang penulis
Awalnya sulit buatku terima
Kampus dan jurusan yang bukan pilihanku
Tapi aku harus menjalaninya
Aku percaya dan terus meyakini
He created me
He know me so deep than I know myself
He know what the best for my education
He know what will happen in the future of my life
I know my life is in His hand
Dia ga membiarkan aku kecewa berlarut
Apa yang tak pernah aku lihat, aku dengar, timbul dalam hatiku, aku fikirkan
Tuhan menyediakan kampus, jurusan, biaya dan semua hal yang kuperlukan
Dengan cara dan waktuNya yang ajaib
Sampe detik ini pun, kalo aku flashback lagi kebelakang, aku masih terkagum sama perbuatan yang Tuhan kerjakan dalam hidupku
Kalian harus tau, ketika kalian merasa semuanya sudah terlambat
Yang paling harus kalian imanin adalah pertolongan dari Tuhan
Nanti kalian akan tau sendiri setelah baca semuanya sampai selesai
Selamat membaca
I hope it can be blessing for who are read my story
Jadi inspirasi serta penyemangat buat kalian yang belum dan akan mengalami hal yang sama
Dan juga untuk kalian-kalian yang sama seperti aku sudah melewati masanya akan teringat lagi bagaimana perjuangannya
Saat SMA aku tergolong siswa yang biasa aja
Namun hampir dua kali aku terancam ga naik kelas
Bukan bandel kok, nilai aku yang selalu nyaris kurang mencapai KKM
Puji Tuhan hal itu gapernah terjadi
Kelas 12 menjadi titik awal ceritaku
Saat itu juga aku baru sadar kalau masa SMA akan berakhir
Aku belum menyiapkan apapun
Teman-temanku sudah mulai sibuk
Bahkan dari kelas 11 mereka sudah mengikuti bimbingan belajar diluar sekolah
"lulus lanjut kuliah kan? pilih universitas mana? jurusan apa?" Itu adalah pertanyaan paling horor dan menyeramkan bagiku kalo ada yang bertanya
What? Apa itu kuliah?
Sampe detik itu aku masih belum tau makna dari 1 kata 6 huruf itu
Aku mulai searching di google arti kuliah
Guru-guru ku juga tak pernah melewatkan kata itu
Just intermezzo kok kawan hahaha
Aku hanya mendramatisir keadaan saja
Aku mulai memikirkan semuanya dan membicarakan sama mama
Keputusan pun disepakati
Pilihan universitas dan jurusan kuliah sudah ditentukan
Masalahnya sekarang adalah aku takut dan gamampu untuk menghadapinya
Isu punya isu katanya orang yang ikut bimbel dijamin akan lulus masuk ptn
Karna kalo ga lulus seleksi SNMPTN-undangan, mau gamau harus ikut ujian SBMPTN
Yang soalnya 10 kali lebih susah daripada soal UN
Bahkan gapernah diajarin disekolah, hanya bimbel yang mengetahui soalnya
Bimbel itu cuma bisnis dan permainan orang pinter aja si sebenernya
Tapi terbukti 2 kakak sepupuku yang les di bimbel ternama lolos seleksi ptn favorit di Medan
Aku pun mulai tertarik untuk ikut les
Bukan semata karna trend dan ikut-ikutan temen
Aku memang sangat membutuhkan bimbel
Selain membantuku dalam hal pelajaran disekolah
Bimbel yang aku ikuti pun dapat mengarahkanku untuk memilih jurusan dan universitas yang tepat
Jujur berat buat aku ngomong sama mama mengenai hal ini
Karna aku tau kondisi keluarga kami yang tak memungkinkan buat aku ikut les
Mama meyakinkan aku, menyuruh aku berdoa dan beriman
Puji Tuhan aku bisa les ditempat yang tak pernah kuduga
Bimbel ternama dan terfavorit yang kakak sepupu aku pernah les disana
Setiap harinya sepulang sekolah selama kelas 12 aku harus pergi les
Jadwalnya masih seminggu dua kali
Tapi aku ada les lain, bahasa inggris
Jadi selama 4 hari dalam seminggu aku mengikuti kursus
Lelah?iya
Banget?hooh banget
Pulang sekolah aja udah sore jam 3
Lanjut les sampai malam, selesai jam 8
Kadang aku masih suka TST(Tutorial Service Time)-nama lain konsultasi pelajaran di tempat lesku, untuk membahas soal yang baru dibahas dikelas
Sampai rumah sudah larut, kadang tak sempat makan atau pun mandi
Terlalu lelah cuma ganti seragam sekolah yang dipake seharian lebih trus langsung tidur
Begitu terus yang kulakukan sampai menjelang ujian
Menjelang pendaftaran SNMPTN aku semakin takut
Pas pengumuman ternyata aku gabisa ikut seleksi SNMPTN, aku gamasuk kuota 75% :(:(:(
Itu adalah peraturan baru dari pemerintah
Aku gatau siapa yang salah disini
Guruku salah menginput data atau websitenya yang error
Entahlah, aku gamau memikirkannya
Yang jelas hatiku sedih, kecewa
Karna jalur itu adalah harapan semua orang untuk bisa masuk ptn tanpa tes
Berkat dukungan dari guru-guru les akhirnya aku semangat lagi belajar buat UN yang tinggal berapa bulan
Aku mulai fokus juga belajar persiapan SBMPTN
UN selesai, pengumuman kelulusan selesai
Lulus, ya walaupun nilainya kurang memuaskan
Jadwal les diubah jadi setiap hari
Senin sampai sabtu
Sabtu pun malemnya tetep ada jadwal les
Kalo yang ini khusus siswa pilihan hanya 10 orang berdasarkan nilai to selalu dapet bagus
Yang dateng dari awal cuma aku bertiga sama temenku
Sisanya sampe menjelang ujian entah kemana
Ini yang buat aku ga konsen kadang, karna apa? AC nya dingin banget coyy
Iyalah seruangan isinya cuma 4 orang selama 2 jam pelajaran
Jadwal pendaftaran tinggal beberapa hari
Aku masih belum mendaftar
Masih ragu sama pilihan
Dan masih trauma sama kegagalan gabisa ikut seleksi SNMPTN
Aku daftar seminggu sebelum test
Ini adalah kesalahan dan kebodohan terbesar yang aku buat
Aku daftar sendiri tanpa konsultasi ulang ditempat les sama mama
Padahal itu wajib banget konsultasi biar ga salah pilih dan kemungkinan ga lolos nya bisa kecil
Menyesal memang
Kalo boleh diulang aku mau nurut apa kata guru les
Pasti aku sudah menyandang status mahasiswi di jurusan yang aku cita-citakan meskipun bukan kampus yang aku mau
Jadi bisa dibilang aku ga dapet doa restu dari mama dan juga guru-guru lesku
Karna aku nekad daftar sendiri
Tapi walaupun begitu, mama tetap mau menemaniku untuk survei lokasi ujian
Hari-H SBMPTN
Aku sampai di lokasi ujian jam 5 pagi
Mengingat jalanan Jakarta yang macet
Jadi menghindari ga telat dateng ujian aku rela bangun pagi dan berangkat pagi buta
Bersyukur sih aku dapet lokasi ujian masih di Jakarta
Beberapa temanku ada yang diluar Jakarta
Test pertama adalah soal saintek, sesuai jurusanku dan pilihan prodi univ di test SBMPTN
Masuk ruangan, cari meja nomor peserta ujian
Yak, saya duduk dikursi paling belakang tepat dibawah AC
Minta tukeran? Oh tidak mungkin bisa
Yaudalah pasrah aja selama 2 jam kedepan
Sungguh diluar ekspektasi dan dugaanku
Soalnya susah banget:(
Jauh dari soal-soal to ditempat les
Aku ngerjain soal yang paling mudah dulu dan yang emang paling aku suka, biologi
Dari 15 soal aku cuma bisa ngerjain 7
Itu pun gatau bener semua apa engga
Berikutnya soal kimia, matematika IPA, fisika
Kalo ditotal aku cuma ngerjain 20 soal dari semua mata ujian yang diujikan
Serius, asli demiapapun fakta soal SBMPTN 10 kali lebih sulit dari UN itu emang beneran nyata
Istirahat cuma 15 menit
Aku ketoilet dan ketemu temen lesku sebentar
Gatau kebetulan apa gimana
Aku dapat lokasi ujian yang sama dengan teman lesku
Jadi aku gaperlu takut sendirian dengan alasan gakenal siapapun
Bel berbunyi, kami kembali keruang ujian masing-masing
Test kedua adalah soal tkpa
Ini merupakan test paling favoritku dan teman-temanku
Selain semua soalnya bisa dibilang sangat mudah hanya butuh ketelitian saja, tkpa menjadi wadah memperoleh pundi-pundi mengumpulkan nilai dan passing grade setinggi mungkin
Aku cukup percaya diri mengerjakan semua soal tkpa
Selesai ujian aku dan teman-temanku yang lain ngumpul dirumah temanku
Kita sedikit sharing dan ngulang soal test kita
Karna dapet kode dan tipe soal yang berbeda-beda
Ga terlalu lama ngebahas soalnya
Kita tinggalin soalnya dan pergi keluar jalan-jalan sore
Menghilangkan penat dan stress
Otak sudah ngebul dan berasap kali keluar ruang ujian
Habis itu kita cari makan malam
Pokoknya kita ngabisin waktu untuk ngelupain semua hal tentang SBMPTN
Sebulan nunggu pengumuman
Akhirnya tiba waktu yang ditunggu
Jengjeng, yak tepat sekali sesuai feeling
Dan akibat kesalahan fatal yang kubuat
Aku ga lolos SBMPTN
Sedih, kecewa, marah, kesel, menyesal
Campur aduk deh yang dirasain
Intinya si aku menyesal gamau ikut saran guru les
Galau dan dilema
Antara coba ujian mandiri apa engga
Mau gamau setelah pengumuman aku harus belajar lagi persiapan ujian mandiri
Sebelumnya aku daftar ujian mandiri 2 ptn
Mungkin akibat 2 kali gagal seleksi ptn
Belajar untuk ujian mandiri aku males-malesan
Dan yak, ketiga bahkan keempat kalinya aku gagal untuk mendapatkan kursi ptn
Sempet minta sama mama untuk coba test mandiri lagi ptn yang masih buka
Tapi aku mengurungkan niat
Masih takut dan trauma
Aku pun akhirnya menyerah
Bener-bener hopeless
Seperti gada harapan
Aku membulatkan tekad untuk coba lagi di tahun depan
Yang aku bingung mama malah menolak
Aku disuruh mencoba daftar dan ikut test di pts seperti temanku
Pernah sih temenku ngajak tapi aku menolaknya
Karna mama selalu bilang "No PTN No Kuliah"
Kalimat keramat itulah yang buat aku mau coba sbm lagi
Dengan terpaksa aku chat temenku
Menanyakan perihal kabarnya
Dia bilang sudah test dan lolos
Aku tanya apa masih buka pendaftaran apa engga
Dia bilang hari ini jam 3 sore tutup pendaftaran
Dan besok pagi nya jam 9 adalah waktu test
Sedangkan aku chat dia sudah jam 6 sore
As u know, aku mengikuti test gelombang terakhir banget
Seninnya adalah ospek
Dalam hati aku seneng, aku emang gamau lanjutin kuliah dulu apalagi harus kuliah di kampus yang gapernah aku cita-citakan, apalagi terfikiran atau pun kubayangkan sebelumnya
Engga samasekali
Mama ngajak aku kerumah temanku
Satu hal yang mama bilang "Kalau Tuhan mengizinkan kamu kuliah sekalipun itu diswasta dan sudah tutup pendaftaran, percaya Tuhan pasti buka jalan gimana pun caranya"
Disini aku benar-benar bingung
Ga nyangka samasekali dengan fikiran mama yang berubah
Entahlah
Jadi mama yang lebih beriman untuk aku kuliah
Aku antara percaya dan tidak percaya
Pasrah aja sama semuanya
Bisa daftar dan test syukur
Keterima pun yaudalaya mau gimana lagi
Singkat cerita aku bisa ikut test
Lewat teman gereja nya temanku
Dan beliau adalah dosen difakultas yang aku jalani sekarang
Setelah masuk aku baru mengetahui kalo dia bukan cuma dosen tapi sekaligus dekan fakultasku
Kalian tau, aku samasekali gapernah kepikiran untuk milih dan ada di jurusanku
Dia mengubah sudut pandang dan pikiranku dalam waktu yang sangat singkat sekali untuk menetapkan pilihan
Dan jadilah aku sekarang mahasiswi Fakultas Sastra-Satra Inggris, Universitas Kristen Indonesia
Aku mulai menyadari semua hal yang terjadi
Tuhan gapernah salah menempatkan aku
Jurusanku seirama dengan hobi dan salah satu cita-citaku, yaitu menulis dan menjadi seorang penulis
Awalnya sulit buatku terima
Kampus dan jurusan yang bukan pilihanku
Tapi aku harus menjalaninya
Aku percaya dan terus meyakini
He created me
He know me so deep than I know myself
He know what the best for my education
He know what will happen in the future of my life
I know my life is in His hand
Dia ga membiarkan aku kecewa berlarut
Apa yang tak pernah aku lihat, aku dengar, timbul dalam hatiku, aku fikirkan
Tuhan menyediakan kampus, jurusan, biaya dan semua hal yang kuperlukan
Dengan cara dan waktuNya yang ajaib
Sampe detik ini pun, kalo aku flashback lagi kebelakang, aku masih terkagum sama perbuatan yang Tuhan kerjakan dalam hidupku
Kalian harus tau, ketika kalian merasa semuanya sudah terlambat
Yang paling harus kalian imanin adalah pertolongan dari Tuhan
Sabtu, 28 Januari 2017
Menyesalkan Pertemuan
Sering kali ku menyesalkan pertemuan kita
Karena kepahitan yang ku alami
Setelah pertemuan itu
Aku pernah sangat mengerti tentang dirimu
Aku pernah sangat tahu
Sebelum kamu menjadi seseorang yang asing bagiku
Entah mengapa perhatianmu tak lagi seperti dulu
Sikapmu tak lagi menghangatkanku
Tatapanmu tak lagi teduh
Seperti terbagi
Apakah ada kesalahan antara aku dan kamu?
Mungkin kamu tak pernah paham apa yang kurasakan
Karena kamu tak pernah ingin sibuk memikirkanku
Salahkah aku jika menangis karenamu?
Aku kehilangan sosokmu
Kamu pergi mempermainkan perasaan
Entah apa tujuanmu datang ke hidupku
Kalau niatmu hanya untuk singgah
Seharusnya kamu tidak membiarkan diriku patah
Kenapa tidak buru-buru pergi?
Saat hatiku biasa saja waktu itu
Saat semua mulai mendalam
Dan diriku tenggelam
Kamu menghantamkan kenyataan pahit
Aku ingat
Kita memulai dengan cara yang salah
Entah aku atau kamu
Tapi aku tak ingin menyalahkan siapapun
Karena untuk masalah perasaan, semua orang akan merasa benar
Karena kepahitan yang ku alami
Setelah pertemuan itu
Aku pernah sangat mengerti tentang dirimu
Aku pernah sangat tahu
Sebelum kamu menjadi seseorang yang asing bagiku
Entah mengapa perhatianmu tak lagi seperti dulu
Sikapmu tak lagi menghangatkanku
Tatapanmu tak lagi teduh
Seperti terbagi
Apakah ada kesalahan antara aku dan kamu?
Mungkin kamu tak pernah paham apa yang kurasakan
Karena kamu tak pernah ingin sibuk memikirkanku
Salahkah aku jika menangis karenamu?
Aku kehilangan sosokmu
Kamu pergi mempermainkan perasaan
Entah apa tujuanmu datang ke hidupku
Kalau niatmu hanya untuk singgah
Seharusnya kamu tidak membiarkan diriku patah
Kenapa tidak buru-buru pergi?
Saat hatiku biasa saja waktu itu
Saat semua mulai mendalam
Dan diriku tenggelam
Kamu menghantamkan kenyataan pahit
Aku ingat
Kita memulai dengan cara yang salah
Entah aku atau kamu
Tapi aku tak ingin menyalahkan siapapun
Karena untuk masalah perasaan, semua orang akan merasa benar
Jumat, 27 Januari 2017
Rindu Pilu
Sudah hampir satu bulan sejak perpisahan kita
Kenangan bersamamu masih terus melekat
Tak mau beranjak pergi
Seperti rasa sakit ini
Lukanya belum sembuh dan hilang
Setiap kali melihatmu
Ada ribuan rindu yang kusimpan
Sekaligus rasa sesak menekan dada
Ingin kumenyapa
Tapi bibir ini tak mampu berucap
Ada tembok pemisah
Yang sengaja kamu biarkan aku membangunnya
Begitu beratnya bagiku
Harus melakukan semua ini
Walau hatiku tak ingin
Kenangan sering kali membuat rindu yang tidak seharusnya kuulang, pulang, mengiris tajam didadaku
Kenangan bersamamu masih terus melekat
Tak mau beranjak pergi
Seperti rasa sakit ini
Lukanya belum sembuh dan hilang
Setiap kali melihatmu
Ada ribuan rindu yang kusimpan
Sekaligus rasa sesak menekan dada
Ingin kumenyapa
Tapi bibir ini tak mampu berucap
Ada tembok pemisah
Yang sengaja kamu biarkan aku membangunnya
Begitu beratnya bagiku
Harus melakukan semua ini
Walau hatiku tak ingin
Kenangan sering kali membuat rindu yang tidak seharusnya kuulang, pulang, mengiris tajam didadaku
Minggu, 08 Januari 2017
Aku Harus Berhenti
Bukan tak mau mengejar
Bukan tak mau mencari seperti kemarin lagi
Aku hanya ingin terbiasa
Sampai akhirnya jadi biasa saja
Perasaan ini juga tak berubah, masih sama
Sekarang
Aku sedang belajar memaksakan
Hati dan otak agar seirama
Untuk berhenti mengejar
Aku sudah lelah
Karena kenyataannya
Kamu terlalu asik berlari
Aku terus mengejar
Sampai kamu tak sadar
Kalau aku sudah berhenti
Kamu tak tau apa yang terjadi sama aku
Selama mengejar kamu
Aku pernah terjatuh, terpleset, tersandung bahkan hampir tertabrak
Kamu tidak sadar
Menoleh sedikit pun tidak
Kamu terus berlari
Dengan bangga dan tertawa
Ada orang bodoh yang sedang mengejar
Kadang kamu memperlambat sampai aku 'hampir bisa' menggapai
Tapi kadang kamu semakin jauh sampai aku kelelahan
Kakiku tak kuat untuk melangkah lagi
Akhirnya aku terjatuh, meringis kesakitan
Kamu tersadar lalu menoleh
Saat itu kamu ingin berbalik untuk menolongku
Tapi terlambat
Seseorang yang tulus datang menghampiriku
Ia berhenti tepat didepanku
Menenangkan diriku dengan tatapannya yang teduh
Tubuhku dibawa kedalam mobilnya
Ia membawaku pulang mengobati semua lukaku
Dan saat itu kamu sadar
Menyesal dengan diri sendiri
Merasa bodoh akan hal yang kamu buat sendiri
Mempermainkan dan menyia-nyiakan perasaan seseorang
Yang sangat tulus menyayangi dan mencintaimu
Menyesal?
Ingin memutar waktu lagi?
Ingin memperbaiki kesalahan?
Maaf, kamu bodoh
Sangat bodoh sekali
Kamu harus tahu
Setiap orang ada keterbatasannya
Entah itu batas kesabaran, menunggu bahkan berlari
Dan saat dia sudah lelah akan semua itu
Berhenti dan membiarkan pergi itu jauh lebih baik
Bukan tak mau mencari seperti kemarin lagi
Aku hanya ingin terbiasa
Sampai akhirnya jadi biasa saja
Perasaan ini juga tak berubah, masih sama
Sekarang
Aku sedang belajar memaksakan
Hati dan otak agar seirama
Untuk berhenti mengejar
Aku sudah lelah
Karena kenyataannya
Kamu terlalu asik berlari
Aku terus mengejar
Sampai kamu tak sadar
Kalau aku sudah berhenti
Kamu tak tau apa yang terjadi sama aku
Selama mengejar kamu
Aku pernah terjatuh, terpleset, tersandung bahkan hampir tertabrak
Kamu tidak sadar
Menoleh sedikit pun tidak
Kamu terus berlari
Dengan bangga dan tertawa
Ada orang bodoh yang sedang mengejar
Kadang kamu memperlambat sampai aku 'hampir bisa' menggapai
Tapi kadang kamu semakin jauh sampai aku kelelahan
Kakiku tak kuat untuk melangkah lagi
Akhirnya aku terjatuh, meringis kesakitan
Kamu tersadar lalu menoleh
Saat itu kamu ingin berbalik untuk menolongku
Tapi terlambat
Seseorang yang tulus datang menghampiriku
Ia berhenti tepat didepanku
Menenangkan diriku dengan tatapannya yang teduh
Tubuhku dibawa kedalam mobilnya
Ia membawaku pulang mengobati semua lukaku
Dan saat itu kamu sadar
Menyesal dengan diri sendiri
Merasa bodoh akan hal yang kamu buat sendiri
Mempermainkan dan menyia-nyiakan perasaan seseorang
Yang sangat tulus menyayangi dan mencintaimu
Menyesal?
Ingin memutar waktu lagi?
Ingin memperbaiki kesalahan?
Maaf, kamu bodoh
Sangat bodoh sekali
Kamu harus tahu
Setiap orang ada keterbatasannya
Entah itu batas kesabaran, menunggu bahkan berlari
Dan saat dia sudah lelah akan semua itu
Berhenti dan membiarkan pergi itu jauh lebih baik
Sabtu, 07 Januari 2017
Tak Pernah Kuduga - 1
Tak ada yang tahu dalam hidup ini
Hidup selalu memberikan kejutan yang tak dikira
Hal-hal yang tak pernah terpikirkan sebelumnya
Tiba-tiba saja
Tanpa rencana sesuatu yang kita buat
Kamu
Yang awalnya tak kusuka
Yang tidak menyenangkan
Intinya, aku dan kamu sama sekali tidak ada apa-apa
Tidak ada hubungan
Bahkan tidak berteman akrab
Kita hanya dua orang yang saling mengenal sekadarnya
Bertegur sapa sekenanya
Tidak ada yang lebih
Bahkan kita samasekali tidak saling mempedulikan
Kamu sibuk dengan urusanmu
Aku pun juga sibuk dengan urusanku
Meski kita sering bertemu tanpa sengaja
Karena kita satu kampus, kebetulan sefakultas dan prodi yang sama
Aku menikmati hari-hariku yang menyenangkan
Berteman dan bertemu dengan banyak orang, tentunya
Aku adalah mahasiswi baru
Aku harus mengenal dan mempelajari banyak hal baru
Tentang dunia kampus dan kuliah
Tak pernah terbayang bisa bicara denganmu
Bahkan bisa sedekat itu denganmu sekarang
Tak pernah kupikirkan
Ataupun kuingini sebelumnya
Samasekali tidak
Selasa, 03 Januari 2017
Tuhan salahkah aku?
Tuhan, tak salah kan jika aku harus menangisi ketakutan ini?
Aku takut mencintainya terlalu dalam
Hingga aku benar-benar tak bisa belajar
Bagaimana caranya melepaskan dia
Atas lukaku, atas dukaku, atas air mataku, atas kecewaku
Atas apapun yang mengatasnamakan aku
Kamu tidak bersalah
Bagaimana pun itu
Biarlah semua ini yang bertanggung jawab adalah aku
Bahagia
Tugasmu hanya itu
Kamu tidak perlu mencemaskan aku
Selama kamu baik-baik saja
Keadaanku pun sama
Biarlah lukaku disembuhkan oleh waktu
Begitu juga dengan rindu
Karena aku sadar
Ada hal-hal yang memang tidak bisa dipaksakan
Oleh kehendakku
Terlebih atasmu
Tidak bisa
Andai kamu tahu. Aku mencintaimu
Bahkan lebih hebat dari bayanganmu sendiri
Aku menyayangi dengan setulus-tulusnya hati
Namun sayangnya kamu menutup diri
Kamu lebih memilih lari pergi dari sini
Saat ini
Hal terbaik yang bisa aku beri
Adalah mendoakanmu
Karena hanya dengan ini
Aku bisa menyentuhmu
Dan saat ini aku mengerti
Alasan Tuhan menciptakan air mata
Karena selain waktu
Air matalah
Yang akan menyembuhkan luka-luka
Ingatlah
Dihatiku
Sebenarnya ada kamu
Di denyut nadiku
Sebenarnya kamu hidup
Walaupun mungkin sekarang
Cinta yang kujalani ini mengundang air mata dipipiku
Namun aku perlu percaya
Karena cinta itu
Akan membuatku bahagia suatu saat nanti
Karena Tuhan tidak mungkin membiarkanku
Dalam keterpurukan hidup
Yang memang harus pergi
Pasti menemukan jalannya sendiri
Yang seharusnya kembali
Pasti akan menemukan jalannya kesini
Tak akan ada yang bisa tersesat, dalam hati
Karena sampai saat ini
Aku percaya
Tidak ada yang diciptakan Tuhan
Dengan sia-sia
Termasuk air mata
Aku takut mencintainya terlalu dalam
Hingga aku benar-benar tak bisa belajar
Bagaimana caranya melepaskan dia
Atas lukaku, atas dukaku, atas air mataku, atas kecewaku
Atas apapun yang mengatasnamakan aku
Kamu tidak bersalah
Bagaimana pun itu
Biarlah semua ini yang bertanggung jawab adalah aku
Bahagia
Tugasmu hanya itu
Kamu tidak perlu mencemaskan aku
Selama kamu baik-baik saja
Keadaanku pun sama
Biarlah lukaku disembuhkan oleh waktu
Begitu juga dengan rindu
Karena aku sadar
Ada hal-hal yang memang tidak bisa dipaksakan
Oleh kehendakku
Terlebih atasmu
Tidak bisa
Andai kamu tahu. Aku mencintaimu
Bahkan lebih hebat dari bayanganmu sendiri
Aku menyayangi dengan setulus-tulusnya hati
Namun sayangnya kamu menutup diri
Kamu lebih memilih lari pergi dari sini
Saat ini
Hal terbaik yang bisa aku beri
Adalah mendoakanmu
Karena hanya dengan ini
Aku bisa menyentuhmu
Dan saat ini aku mengerti
Alasan Tuhan menciptakan air mata
Karena selain waktu
Air matalah
Yang akan menyembuhkan luka-luka
Ingatlah
Dihatiku
Sebenarnya ada kamu
Di denyut nadiku
Sebenarnya kamu hidup
Walaupun mungkin sekarang
Cinta yang kujalani ini mengundang air mata dipipiku
Namun aku perlu percaya
Karena cinta itu
Akan membuatku bahagia suatu saat nanti
Karena Tuhan tidak mungkin membiarkanku
Dalam keterpurukan hidup
Yang memang harus pergi
Pasti menemukan jalannya sendiri
Yang seharusnya kembali
Pasti akan menemukan jalannya kesini
Tak akan ada yang bisa tersesat, dalam hati
Karena sampai saat ini
Aku percaya
Tidak ada yang diciptakan Tuhan
Dengan sia-sia
Termasuk air mata
Langganan:
Komentar (Atom)